Siapa Sangka karena Ayam Tetangga, Abdul Rohmad Sukses Budidaya Kelengkeng

Rabu, 26 Juni 2024 08:37
Abdul Rohmad dengan pohon kelengkeng yang berbuah lebat saat dikunjungi Kadintanpan Rembang, Agus Iwan Haswanto. Foto: kmfo rbg

REMBANG, HELOINDONESIA.COM - Sosok Abdul Rohmad dikenal sebagai perangkat Desa Sendangmulyo di Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Namun keuletan telah membuatnya berhasil membudidayakan buah kelengkeng.

Yang menarik, ide menanam tanaman kelengkeng muncul karena masalah ayam yang merusak tanaman di sekitar lahannya.

Baca juga: Kota Semarang Raih Penghargaan PBB, Mbak Ita: Kami Go Internasional

Rohmad berkisah, lahan miliknya berada dekat dengan pemukiman warga. Ketika ia menanam tanaman seperti jagung, hasilnya tidak optimal karena banyaknya ayam tetangga yang merusaknya.

"Akhirnya saya mencoba menanam tanaman yang tidak bisa dirusak ayam. Terlintas dalam pikiran saya bagaimana jika menanam kelengkeng. Kemudian saya beli bibit sendiri, dan setelah berkonsultasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat, saya diarahkan untuk menanam kelengkeng jenis New Kristal," ujarnya Selasa 25 Juni 2024.

Pertama kali, Rohmad membeli 50 bibit kelengkeng New Kristal. Kini, ia memiliki sekitar 80 pohon di atas lahan seluas seperempat hektar. Dalam lima tahun terakhir, kelengkengnya sudah panen tiga kali.

Ia menjelaskan bahwa dalam satu tahun, kelengkeng New Kristal miliknya bisa panen maksimal dua kali. Per kilogram kelengkeng dijual seharga Rp 35 ribu.

Baca juga: Dosen Psikologi USM Berikan Psikoedukasi Work Life Balance di SMK Muhammadiyah Sumowono

"Yang siap panen dari 10 pohon itu hampir 2,5 kuintal. Itu belum termasuk pohon lainnya, hanya 10 pohon yang siap panen saat ini, karena tidak semua berbuah serentak," tambahnya.

Terkait penjualan, Rohmad biasanya menawarkan via media sosial. Banyak juga pembeli yang datang langsung, baik untuk konsumsi pribadi maupun untuk dijual kembali.

Pria berusia 38 tahun ini bercita-cita agar kebun kelengkengnya bisa menjadi agrowisata petik buah. Namun, ia menyadari bahwa 80 pohon belum cukup untuk mencapai tujuan tersebut.

"Mohon doanya agar kami bisa menambah lagi pohon kelengkeng. Masih ada lahan kosong yang bisa ditanami sekitar 100 pohon," harapnya.

Sentra Kelengkeng

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Rembang, Agus Iwan Haswanto, yang pada hari ini Selasa (25/6/2024) berkunjung ke kebun kelengkeng milik Rohmad, mengatakan bahwa kelengkeng tersebut manis dan berdaging tebal. Cita rasa ini sangat disukai oleh penikmat kelengkeng.

Baca juga: Bolehkah Makan Pisang Saat Perut Kosong?

Hasil diskusi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bulu dan Kepala Desa setempat mengarah pada rencana menjadikan Sendangmulyo sebagai sentra buah kelengkeng. Pihaknya berkomitmen membantu mewujudkan sentra kelengkeng ini.

"Kami akan mengupayakan bantuan seperti bibit, pelatihan-pelatihan terkait, peralatan semprot, gunting, dan lainnya," tandasnya. (Aji)

Berita Terkini