HELOINDONESIA.COM - Banyak orang yang mencoba-coba dan tidak memahami jenis dan takaran kandungan alkohol yang dicampur dengan jenis minuman lain hingga berakibat fatal.
Hal ini dilakukan 4 para pekerja pabrik penggilingan beras di Desa Ngunggahan, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Para pekerja ini rupanya ingin mencoba-coba mengoplos cairan alkohol medis dengan kadar mencapai 70 persen yang dia beli dari sebuah toko, Sabtu (22/6/2024).
Setelah mendapatkan satu botol alkohol medis itu, kemudian mereka mencampurnya dengan 12 saset bubuk minuman bernergi dengan menambahkan air putih.
Mereka asal mencampurkan alkohol, saset minuman berenergi dan air putih tanpa perhitungan hanya dengan kira-kira sesuai keinginan mereka.
Setelah membuat campuran itu kemudian mereka ber empat orang hendak mengadakan pesta minuman, mungkin ingin mabuk-mabukan di sebuah rumah kos di Desa Ngunggahan.
Usai meminum seketika itu memang tidak terasa apapaun, namun ternyata pada Senin (24/6/2024) pagi dua orang di antara mereka merasakan hal yang aneh, mereka pusing, mual hingga muntah-muntah.
Baca juga: Pantai Pacar Tulungagung: Keindahan Alam di Jawa Timur
Karena kondisinya seperti itu lalu keduanya lalu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, namun salah satu di antara mereka meninggal dalam perjalanan ke RS Muhammadiyah Badung.
Sementara satu lagi meninggal dunia setelah beberapa saat setelah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, meninggal pada sore harinya,
Dua korban meninggal diketahui berinisial AN (32) dan NA (30) masing-masing warga Desa Balong Kulon, Kecamatan Balong, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
AN meninggal dunia pada Selasa (25/6/2024) dini hari sementara NA meninggal pada sore harinya.
Atas peristiwa itu Kapolsek Bandung, Iptu M Anwari mengatakan telah melakukan upaya pemeriksaan terhadap korban dan melakukan olah TKP dari keterangan para saksi dan bukti-bukti telah ditemukan dan mendapatkan keterangan jika kedua korban meningga terkait minuman oplosan yang diabuat.
Ditemukan barang bukti teko plastik tempat mengoplos minuman, bekas muntahan serta bungkus minuman energi, kedua korban juga telah dilakukan visum.
Dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda-tanda penganiayaan, dugaan sementara korban meninggal karena over doses dan keracunan minuman alkohol racikan mereka sendiri. **