Stok Darah di Banjarmasin Kosong, Permintaan Darah Meningkat

Kamis, 19 September 2024 07:45
Kepala UDD PMI Kota Banjarmasin, Aulia Ramadhan Supit. (ist/helokalsel) Stok Darah

BANJARMASIN, HELOINDONESIA.COM - Persediaan darah di Palang Merah Indonesia Kota Banjarmasin mengalami kekosongan yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh tingginya permintaan darah yang terus meningkat. Diperparah jumlah pendonor darah terbatas, dan sebagian besar PMI masih bergantung pada pendonor lama.

"Stok darah kosong, kebutuhan darah terus melonjak, namun stok yang ada saat ini tidak mencukupi untuk memenuhi permintaan yang tinggi," kata Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Banjarmasin dr Aulia Ramadhan Supit, Kamis (19/9/2024)

Mantan anggota DPRD Banjarmasin ini mengatakan, semua golongan darah saat ini berada dalam kondisi kosong, meskipun permintaan dari berbagai rumah sakit dan fasilitas kesehatan tetap tinggi. Disatu sisi proses penyediaan darah memerlukan waktu yang cukup panjang karena melibatkan beberapa tahapan penting.

"Setelah pengumpulan darah dari pendonor, darah harus menjalani uji saring untuk mendeteksi penyakit menular. Selanjutnya, dilakukan konfirmasi dan pemeriksaan ulang golongan darah, serta uji kecocokan antara sampel darah pendonor dengan pasien. Proses ini penting untuk memastikan bahwa darah yang diterima pasien aman dan tidak menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan," paparnya.

Menurut Rama, walaupun golongan darah mungkin sama, banyak faktor seperti antigen dan antibodi dalam darah yang harus dipertimbangkan untuk memastikan kecocokan. 

"PMI gencar melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mendonorkan darah dan mendorong lebih banyak orang untuk menjadi pendonor baru," katanya.

Kata Rama, program-program penyuluhan dan kampanye donor darah sedang digencarkan untuk menjangkau lebih banyak individu dan memastikan stok darah selalu mencukupi kebutuhan yang terus meningkat.

"Donor darah adalah tindakan yang sangat penting dan bisa menyelamatkan nyawa. Kami berharap masyarakat dapat lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan ini," ujarnya. 

Dengan adanya situasi ini, PMI mengimbau kepada masyarakat yang sudah berencana untuk mendonor agar segera melakukannya dan turut serta dalam menjaga ketersediaan darah agar selalu siap digunakan dalam keadaan darurat.

Berita Terkini