LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Para pedagang Pasar Kangkung gelisah adanya desas-desus antarpedagang akan ada seleksi penyewa kios dan los amparan pascakeluarnya surat edaran kenaikan retribusi sewa mulai awal tahun 2025.
Mereka tak tahu harus minta penjelasan kepada siapa. Beberapa pedagang sampai ada yang menggagas demo. "Kenaikan masih wajar, tapi isu registrasi seleksi ulang ini yang bikin resah," kata seorang pedagang.
Kepada kontributor Helo Indonesia, Sabtu (21/9/2024), Iskandar Tajir, pedagang bumbu dapur dan cabai giling), berharap Pemkot Balam adil kepada para pedagang di lantai satu dan dua.
Para pedagang lainnya juga mempertanyakan pembiarkan pedagang yang semakin danau ngampar di sekitar pasar sehingga semakin sedikit pula konsumen yang mau masuk ke Pasar Kangkung.
Kegelisahan mereka bertambah lagi, HGB pasar tersebut 20 tahun sejak tahun2002 sudah habis. Para pedagang mengaku mulai terusik ketenangan dan kenyamanan para pedagang berjualan akhir-akhir ini.
"Kami mencari nafkah buat keluarga sudah 20 tahun lebih di sini (Pasar Kangkung)," kata pedagang tua di lantai dua. (Yan)
-