BANJARBARU, HELOINDONESIA.COM - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan telah mengidentifikasi potensi kerawanan dalam tahapan Pilkada saat ini. Kerawanan ini terutama berkaitan dengan pergerakan massa dan penyebaran berita hoaks di media sosial.
Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol. Adam Erwindi, menyatakan bahwa pihaknya terus memantau isu-isu tersebut dilapangan.
"Risiko praktik politik uang yang mungkin terjadi selama masa tenang, yang menjadi fokus utama Polda Kalsel menjelang hari pencoblosan," katanya Kamis (26/9/2024).
Adam memperingatkan kemungkinan terjadinya kecurangan pada saat penghitungan suara, terutama jika hanya terdapat dua pasangan calon, karena situasi ini lebih rentan.
Namun, ia menegaskan bahwa kondisi keamanan di Kalimantan Selatan saat ini masih terjaga dengan baik. Berbagai simulasi pengamanan telah dilakukan, melibatkan TNI, KPU, dan Bawaslu.
Simulasi tersebut mencakup pengamanan untuk pasangan calon, fasilitas penting, serta distribusi surat suara. Selain itu, sistem pengamanan kota dan langkah antisipasi terhadap gangguan keamanan juga telah disiapkan untuk pemilu mendatang.