LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM----Polemik terkait tingginya biaya perpisahan siswa di TK Tunas Bangsa yang mencapai Rp525 ribu per murid menuai sorotan dan keluhan dari para wali murid. Menyikapi hal tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Mesuji memastikan akan segera mengambil langkah tegas.Jumat (25/04/26)
Kepala Bidang PAUD dan PNF Kabupaten Mesuji, Suharlian, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam atas persoalan yang dinilai memberatkan masyarakat tersebut. Dalam waktu dekat, pihaknya akan turun langsung ke sekolah guna melakukan klarifikasi sekaligus pembinaan.
“Kami akan segera menindaklanjuti laporan ini dengan turun langsung ke TK Tunas Bangsa. Jika terbukti memberatkan wali murid, tentu akan kami berikan teguran kepada kepala sekolah,” ujar Suharlian.
Ia menegaskan, kegiatan perpisahan di tingkat pendidikan anak usia dini seharusnya dilaksanakan secara sederhana dan tidak membebani orang tua, terlebih dalam bentuk kegiatan di luar sekolah seperti jalan-jalan.
“Perpisahan yang bersifat jalan-jalan atau membutuhkan biaya besar tidak kami perbolehkan. Kegiatan seharusnya cukup dilaksanakan secara sederhana di lingkungan sekolah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Suharlian mengingatkan bahwa pihak sekolah harus mematuhi aturan dan tidak memaksakan kebijakan yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Jika kegiatan tersebut tetap dilaksanakan, kami tidak segan memberikan sanksi tegas. Bahkan dana yang sudah terlanjur dikumpulkan wajib dikembalikan kepada wali murid,” tandasnya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi seluruh satuan pendidikan agar tidak menjadikan kegiatan perpisahan sebagai ajang pungutan yang memberatkan. Dinas Pendidikan menegaskan komitmennya untuk menjaga dunia pendidikan tetap bersih, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.(Aan.S)