Soal Dugaan Pelanggaran Adm, Tokoh Adat Minta Cabup Aries Jujur, Bawaslu Tegas

Rabu, 30 Oktober 2024 19:46
Tokoh adat Makga Waylima Pesawaran, Batin Perwira Kusuma/Foto: Ist

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Tokoh Adat Makhga Waylima Kabupaten Pesawaran Batin Perwira Kusuma meminta calon Bupati (Cabup) Pesawaran Aries Sandi Dharma Putra jujur terkait riwayat pendidikan SMA atau sederajat miliknya.

Batin Perwira mengatakan, polemik ijazah paket atau kesetaraan Cabup Aries Sandi yang viral dikalangan masyarakat bukan permasalahan besar jika objeknya yang merupakan Cabup Pesawaran Aries Sandi mau buka suara dimana yang bersangkutan pernah sekolah.

"Ya pak Aries harusnya bilang saja dimana dia pernah bersekolah, nanti kita cek bareng-bareng, jadi kan selesai, apa pernah sekolah atau tidak," kata Batin, melalui sambungan telepon, Rabu (30/10/2024).

Menurut Batin Perwira, bungkamnya Cabup Aries Sandi hanya menambah kegaduhan di masyarakat, karena belum ada jawaban pasti terkait riwayat pendidikannya terutama pada pendidikan sekolah menengahnya.

"Masalah ini harus terbuka, agar masyarakat tetap tenang, kita punya cita-cita yang sama menciptakan Pilkada aman dan damai tapi kalau masih abu-abu kita khawatir ada gejolak di tengah masyarakat," ujarnya.

Ia meminta penyelenggara Pemilu baik KPU maupun Bawaslu Kabupaten Pesawaran tegas menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan ijazah paket atau kesetaraan milik Cabup Pesawaran Aries Sandi Dharma Putra.

"Jangan masyarakat diminta untuk menjaga Pilkada damai, tapi justru sebaliknya para penyelenggara, baik KPU maupun Bawaslu Pesawaran sendiri yang tidak profesional dalam menangani persoalan ini, sehingga akan menodai Pilkada Pesawaran. Dan juga jangan sampai ada pergerakan dari masyarakat hanya karena Bawaslu tidak tegas, karena ini menyangkut nasib ratusan ribu masyarakat, jadi tidak perlu takut-takut dalam menegakkan kebenaran sesuai aturan," kata dia.

"Intinya masyarakat hanya ingin tau dimana sekolahnya, kapan lulusnya, dan mana nomor ijazahnya, kalau ternyata tidak bisa membuktikan, ini hanya membuat buruk citra seorang calon pemimpin di Pesawaran," pungkasnya. (Rama)

Berita Terkini