Di Gerbong Kereta Api, Taj Yasin Membersamai Ratusan Pemudik dari Jakarta ke Semarang

Jumat, 28 Maret 2025 14:21
Wagub Jateng Taj Yasin bersama istri saat menyapa pemudik yang pulang dari Jakarta menuju Semarang dengan naik kereta api

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Pada pengujung Ramadan 1446 H, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin melepas keberangkatan kereta api (KA) Tawang Jaya yang membawa ratusan pemudik dari Stasiun Pasar Senen Jakarta menuju Kota Semarang, Kamis 27 Maret 2025.

Ratusan pemudik tersebut mengikuti program mudik gratis, yang difasilitasi oleh Pemprov Jateng bersama sejumlah stakeholder lain.

Baca juga: Bupati Rembang Tegaskan Kota Pusaka Lasem Perlu Perhatian Khusus

Kereta itu meninggalkan Stasiun Pasar Senen pukul 18.25 WIB, dengan membawa sekitar 609 pemudik menuju ke kampung halaman masing-masing di wilayah Jawa Tengah.

Sebelumnya, pada siang hari Gubernur Jateng Ahmad Luthfi lebih dulu melepas KA Jaka Tingkir dengan tujuan akhir Stasiun Solo Balapan.

“Selepas Magrib tadi kita melepas mudik gratis ke Jawa Tengah naik kereta. Saat ini ada 609 penumpang. Tadi pagi satu kereta sudah diberangkatkan oleh Pak Gubernur, ada 502 penumpang,” kata wagub, seusai melepas keberangkatan.

Menyapa

Prosesi keberangkatan kereta dilakukan pria yang akrab disapa Gus Yasin ini. Setelah itu, ia bersama istrinya Nawal Arafah Yasin naik ke gerbong 1. Keduanya tampak menyapa para pemudik dengan menanyakan daerah tujuan dan kesehatan di perantauan.

Baca juga: Wujudkan Janji Kampanye, Agustina Serahkan Bisyaroh kepada 6.572 Warga Istimewa

Setelah menyapa para pemudik, Gus Yasin beserta istri langsung menuju ke tempat duduknya di gerbong 4. Dia ikut menikmati sensasi mudik bersama masyarakat di kereta yang sama. Keduanya bahkan sempat berbuka puasa di gerbong restorasi, bersama penumpang lain.

“Hari ini saya juga ikut membersamai kawan-kawan mudik ke Jawa Tengah. Enak keretanya, lebih nyaman,” kata dia.

Wagub berharap, ke depan bisa meningkatkan fasilitas mudik gratis bagi masyarakat asal Jawa Tengah. Dengan harapan, mudik menjadi lebih aman, nyaman, dan meringankan beban warga asal Jawa Tengah, untuk pulang ke kampung halaman.

“Mereka bersyukur. Ada yang lama ikut anaknya di Jakarta dan tidak bekerja, ada juga mahasiswa, ini semua bisa kita angkut. Semoga tahun depan kita bisa lebih banyak lagi. Jadi mereka bisa menghemat biaya mudik,” tambahnya. (Aji)

Berita Terkini