Bersatu Siaga, Warga Kedunggading Kendal Usulkan Jembatan Penghubung yang Belum Terealisasi

Jumat, 1 Agustus 2025 13:31
Kegiatan tampung aspirasi warga bertajuk Bersatu Siaga menghadirkan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari di Balai Desa Kedunggading. Foto: Anik

KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Terpisah sungai Blukar lantaran belum miliki akses jembatan penghubung, sekitar 900-an warga Dusun Tapak Timur, Desa Kedunggading, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, terpaksa menyeberangi sungai saat musim kemarau atau memutar selama 30 menit menggunakan kendaraan jika akan menuju kantor Balai Desa Kedunggading .

Sehingga kedatangan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari yang didampingi Forkopimda dan kepala OPD terkait dalam kegiatan Bersatu Siaga (Bersih Desa Tampung Aspirasi Warga) di halaman kantor Balai Desa Kedunggading, Jumat 1 Agustus 2025, menjadi momentum yang dimanfaatkan warga untuk menyampaikan aspirasi mereka termasuk permohonan jembatan penghubung Dusun Timur ke Desa Kedunggading.

"Desa Kedunggading terbagi 5 dusun. Dan ada salah satu dusun yang terpisahkan dari dusun lainnya oleh aliran sungai Blukar. Warganya juga lumayan banyak ada hampir 900 warga. Sehingga warga dusun Tapak Timur tersebut saat ingin mengurus surat ke balai desa atau beraktivitas lainnya terlalu jauh dan harus memutar," terang Kades Kedunggading, Khafidin.

Baca juga: Pemprov Siap Dampingi UNS Hidupkan Kembali Jejak Pande Besi di Klaten untuk Desa Wisata

Ia menyebut, pengajuan usulan jembatan penghubung sudah terus dilakukan sejak lama. Namun hingga saat ini masih belum terealisasi.

"Ini sudah puluhan tahun katanya-katanya usulan itu akan terealisasi tapi nyatanya sampai saat ini belum terealisasi. Sudah beberapa bupati. Kami inginnya dibangunkan jembatan yang penting bisa terealisasi agar warga Tapaj Timur aksesnya mudah saat mau ke balai desa," ungkapnya.

Terus Kawal

Ia berharap, usulan yang kali ini diajukan ke Komisi V DPR RI dan sudah ditindaklajuti Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari dapat terus dikawal agar impian warga terkait jembatan penghubung tersebut segera terealisasi

"Selama ini kan mereka harus melewati 4 desa. Kami bersurat ke Ibu Bupati dan sudah ditanggapi. Kemarin dari PUPR juga sudah ke lokasi katanya akan segera dimohonkan dan akan dikawal langsung oleh Ibu Bupati," tandasnya.

Baca juga: Sangat Luas, Prospek Kerja Lulusan Perencanaan Wilayah dan Kota USM

Sementara Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menuturkan permohonan usulan jembatan penghubung tersebut telah disampaikan ke DPR RI, dan Pemkab Kendal siap melakukan pengawalan agar permohonan jembatan dapat segera terealisasi.

"Ini kan kebetulan sudah mengajukan ke Komisi V DPR RI dan itu sudah disurvei. Tentunya ini akan kami kawal terus. Mudah-mudahan terealisasi untuk tahun ini. InsyaAllah akan kami perjuangkan semaksimal mungkin," tegasnya.(Anik)

 

Berita Terkini

Haji Mabur atau Haji Mardud?

Opini • 2 jam 54 menit lalu