Dihadiri Bupati Tika, 39 Kontingen Meriahkan Karnaval Kecamatan Weleri

Sabtu, 23 Agustus 2025 21:31
Semaraknya pentas seni budaya dalam karnaval HUT Kemerdekaan RI di Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal. Foto: Anik

KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Setelah tahun lalu vakum dan tidak ada karnaval, pada perayaan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 tahun 2025 Pemerintah Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, kembali menggelar Karnaval Kemerdekaan, Sabtu 23 Agustus 2025.

Karnaval Kemerdekaan tentunya menjadi salah satu event kemerdekaan yang sangat dinanti oleh masyarakat terutama di Kecamatan Weleri. Hal ini terlihat dari antusiasme peserta karnaval hingga penonton yang memadati sepanjang jalan dari Taman Kota Weleri hingga Pertigaan ke arah Sukorejo.

Baca juga: Natalius Pigai Launching Dua Desa di Kendal sebagai Desa Sadar HAM

Terlebih karnaval tingkat Kecamatan Weleri ini juga dihadiri oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, Wakil Bupati dan istri, Benny Karnadi dan Niken Larasati, Ketua Karang Taruna Kabupaten Kendal sekaligus putri Bupati Kendal Nattaya Kenenza, Anggota DPRD Kendal, Rizky Aritonang, Paramita Atika Putri, dan Dwi Margo Utomo, serta Forkopimcam Weleri.

Berbagai kreativitas, seni budaya, kearifan lokal hingga potensi dan prestasi ditampilkan para kontingen dengan penuh semangat dan memukau para penonton karnaval. Tampak para kepala desa dari 16 desa di Kecamatan Weleri juga ikut berpartisipasi dengan berbagai busana adat maupun kostum lainnya.

Camat Weleri, Dwi Cahyono Suryo mengatakan, ada 39 kontingen yang mengikuti Karnaval Kemerdekaan tahun 2025. Dimana kontengen tersebut meliputi satuan pendidikan, pemerintah desa dan umum.

"Dari satuan pendidikan ada 20 kontingen, dari desa ada 16, kemudian dari umum ada 3. Dan ini dilombakan, temanya kearifan lokan dan seni budaya di Indonesia dan kearifan lokal Weleri," terangnya.

Baca juga: Dekan Fakultas Teknik USM Lepas 197 Calon Wisudawan, Minta Lulusan Bermental Kuat

Dwi Cahyono Suryo berharap, karnaval ini menjadi agenda yang dapat memenuhi keinginan masyarakat Weleri yang telah menunggu adanya karnaval setelah satu tahun tidak diselenggarakan..

"Ini harapannya lebih menarik dan ini nanti dinilai dari ketepatan waktu maupun kreatifitas serta kearifan lokal," imbuhnya.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan, bulan Agustus menjadi bulan bersejarah bagi bangsa Indonesia yang patut diperingati dengan segala kemeriahan seperti karnaval yang dapat menumbuhkan semangat persatuan dan gotong royong.

"Mari kita kenang jasa para pahlawan dan kita meneruskan semangat untuk membangun Indonesia dan Kabupaten Kendal yang lebih baik," harap Bupati Tika. (Anik)

Berita Terkini