SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Tim SAR gabungan kembali menemukan dua korban mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang yang hanyut saat melakukan river tubing di Sungai Genting Jolinggo, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Selasa siang 4 November 2025.
Berdasarkan data BPBD Kendal, Rabu 5 November 2025, dua korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal yaitu Bima Pranawira (21/L) asal Gresik dan Muhammad Jibril Asyarafi (21/L) asal Jepara. Sedangkan korban atas nama Nabila Yulian Dessi Pramesti (21/P) dari Bojonegoro yang sebelumnya diberitakan meninggal, ternyata belum ditemukan keberadaannya.
''Korban yang belum diketemykan Nabila Yulian Dessi Pramesti dari Desa Majasari, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Perpukul 11.00 WIB seluruh personel yang melaksanakan pencarian susur sungai istirahat dikarenakan kondisi cuaca hujan,'' demikian BPBD Kendal dalam rilisnya.
Baca juga: Prodi S1 Psikologi USM Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT
Musibah tenggelamnya enam mahasiswa KKN UIN Walisongo menuai perhatian Pemerintah Kabupaten Kendal yang bergerak cepat menanggapi laporan ini.
Begitu menerima laporan dari BPBD Kendal, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, langsung menginstruksikan langkah cepat untuk melakukan pencarian dan penyelamatan korban.
Dia menegaskan agar seluruh unsur gabungan bekerja dengan sigap dan terkoordinasi di lapangan. Selain itu, Bupati yang akrab disapa Mbak Tika meninjau korban bencana di Puskesmas Singorojo 1. (Aji)