LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Dalam rentang waktu hanya 10 hari, dua peristiwa wisatawan tenggelam kembali terjadi di wilayah pantai Provinsi Lampung. Terbaru, dua wisatawan berinisial MY (34) dan GP (25) terseret ombak di perairan Pantai Labuhan Jukung, Kabupaten Pesisir Barat, Selasa (26/5/2026). Satu korban berhasil diselamatkan, sementara satu lainnya ditemukan meninggal dunia.
Sebelumnya, Minggu (17/5/2026), dua pelajar juga dilaporkan tewas tenggelam di Pantai Suak, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan. Rentetan kejadian ini kembali menjadi pengingat bahwa sejumlah pantai di Lampung, khususnya di Kabupaten Pesisir Barat, memiliki ombak besar dan arus bawah laut yang berbahaya bagi wisatawan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rombongan wisatawan asal Kabupaten Tulangbawang berangkat menuju Pesisir Barat pada Senin (25/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Mereka tiba di wilayah Krui, Pesisir Barat, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Setelah beristirahat di sebuah rumah makan di Pekon Mandiri, Kecamatan Krui Selatan, delapan orang dari rombongan memutuskan berenang di Pantai Labuhan Jukung sekitar pukul 08.00 WIB. Namun nahas, ombak besar tiba-tiba menyeret lima orang ke tengah laut.
Tiga orang berhasil menyelamatkan diri, sedangkan dua lainnya, yakni MY (34) dan GP (25), sempat tenggelam terbawa arus. Salah satu korban berhasil diselamatkan oleh seorang wisatawan asing dan langsung dilarikan ke Puskesmas Krui untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara satu korban lainnya sempat dinyatakan hilang sehingga pencarian langsung dilakukan oleh aparat kepolisian bersama warga sekitar. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Direktorat Polairud Polda Lampung Pos Krui, Sat Polairud Polres Pesisir Barat, Polsek Pesisir Tengah, BPBD Pesisir Barat, dan masyarakat setempat melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Setelah pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 10.40 WIB di bibir pantai dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan kendaraan patroli Sat Samapta menuju Puskesmas Krui.
Usai proses pemeriksaan medis, jenazah GP (25) selanjutnya diantarkan ke rumah duka di Kabupaten Tulangbawang.
Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana SIK MM melalui Kabag Ops Kompol Rohmadi SH membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan kedua korban yang terseret ombak berhasil ditemukan dan dievakuasi petugas.
SERING TERJADI
Musibah tenggelam di kawasan pantai Lampung, terutama di Kabupaten Pesisir Barat, bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah wisatawan maupun warga dilaporkan meninggal dunia akibat terseret ombak saat berenang di pantai.
Beberapa kasus tenggelam yang pernah terjadi di antaranya:
Dua wisatawan tenggelam di Pantai Labuhan Jukung, Kabupaten Pesisir Barat, Selasa (26/5/2026).
Dua pelajar tewas tenggelam di Pantai Suak, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (17/5/2026).
Sejumlah wisatawan dilaporkan pernah terseret ombak di Pantai Tanjung Setia dan Pantai Mandiri Sejati, Kabupaten Pesisir Barat.
Kasus nelayan dan wisatawan hilang akibat arus laut juga beberapa kali terjadi di kawasan pesisir Krui dan sekitarnya.
Masyarakat dan wisatawan diimbau lebih berhati-hati saat berkunjung ke pantai, terutama ketika ombak tinggi dan cuaca buruk. Selain mematuhi peringatan petugas, wisatawan juga diminta tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai demi menghindari terjadinya musibah serupa. (HBM)