LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Pagi baru saja merekah di hari pertama Tahun Baru 2026 ketika langkah demi langkah pengunjung mulai memadati kawasan Islamic Center Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung.
Di tengah suasana libur panjang, kompleks masjid megah itu menjelma menjadi ruang pertemuan antara ibadah, rekreasi, dan kebersamaan keluarga.
Sejak Kamis (1/1/2026), ribuan warga terlihat memadati area masjid dan ruang terbuka di sekitarnya. Mereka datang tidak hanya untuk menunaikan ibadah, tetapi juga menikmati suasana religius yang tenang, bersih, dan tertata rapi—sesuatu yang kerap dicari di awal tahun sebagai momen refleksi diri.
Pengunjung datang dari berbagai penjuru. Tak hanya warga Tubaba, tetapi juga dari Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Utara, hingga Waykanan. Keramaian ini membuat suasana Islamic Center tampak jauh lebih hidup dibanding hari-hari biasa.
Rina (32), pengunjung asal Lampung Tengah, mengaku sengaja mengajak keluarganya berlibur ke Islamic Center Tubaba. Baginya, kawasan ini menawarkan alternatif wisata yang berbeda dari keramaian pusat hiburan.
“Tempatnya nyaman untuk keluarga. Suasananya tenang, bersih, dan cocok untuk mengawali tahun dengan hal-hal yang positif,” ujarnya sambil menemani anaknya bermain di ruang terbuka.
Hal serupa disampaikan Andi (27), pengunjung asal Bandar Lampung. Menurutnya, kemegahan bangunan dan atmosfer religius menjadi daya tarik utama Islamic Center Tubaba. “Bangunannya megah, tapi tetap terasa khusyuk. Cocok untuk refleksi diri di awal tahun,” katanya.
Ramainya pengunjung membawa berkah tersendiri bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar kawasan tersebut. Pedagang makanan, minuman, hingga jajanan tampak sibuk melayani pembeli sejak pagi hari.
Siti (40), pedagang minuman, mengaku omzetnya meningkat tajam dibanding hari biasa. “Alhamdulillah, sejak pagi sudah ramai. Dagangan cepat habis,” tuturnya dengan senyum lega.
Joko (35), pedagang jajanan, juga merasakan hal serupa. Ia berharap geliat pengunjung seperti ini dapat terus berlanjut, tidak hanya di momen libur panjang. “Kalau ramai terus, sangat membantu kami sebagai pedagang kecil,” katanya.
Selain beribadah dan berbelanja, banyak pengunjung memanfaatkan kawasan Islamic Center untuk berfoto, bersantai, atau sekadar menikmati kebersamaan bersama keluarga.
Petugas pengelola bersama aparat keamanan terlihat berjaga untuk memastikan kenyamanan dan ketertiban selama kunjungan.
Tingginya jumlah pengunjung di hari pertama Tahun Baru 2026 menegaskan bahwa Islamic Center Tubaba tak sekadar menjadi pusat kegiatan keagamaan.
Lebih dari itu, kawasan ini telah tumbuh menjadi destinasi wisata religi yang memberi ruang ketenangan bagi pengunjung sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.(Rohman)