Kurang dari Rp1 Juta Atasi Banjir Kota Bandarlampung dengan Bioswale

Minggu, 10 Mei 2026 12:37
Ilustrasi bioswale yang menyatu dengan permukiman warga (Helo Lampung) HELO LAMPUNG

Penulis Anshori Djausal
Engineer dan Budayawan Lampung

SEBELUMNYA, saya menawarkan konsep menjadikan Kota Bandarlampung jadi kota spons atau spons city dengan membuat dalam skala kecil berukuran maksimal 1 X 10 meter buat menyerap banjir (bioswale). Dengan gotong royong setiap rukun tetangga (RT) dapat membuat bioswale di titik rawan banjir lingkungannya.

Pembuatan bioswale bisa di pinggir jalan kampung yang sering tergenang dan arahkan air dari jalan masuk ke bioswale. Pastikan ujungnya ada saluran pembuang / overflow ke drainase utama kalau hujan ekstrem

Setiap bioswale bisa nampung sekitar 5000 liter air hujan per sekali hujan deras. Kalau 1 RT bikin 5 titik, suddah bisa mengurangi 25.000 liter air agar tak langsung masuk got. Air hujan akan tertahan dan terserap sehingga tak luber ke mana-mana.

Baca juga: Sponge City, Cara Cepat Gampang Bebaskan Banjir Bandarlampung

Warga setiap RT bisa bermusyawarah menentukan titik wilayahnya yang bisa jadi bioswale sekaligus gotong royong mengerjakan dan dananya. Desain idealnya kira-kira 1x10 meter dengan kedalaman 50-60 cm setiap RT. Prinsipnya, semakin banyak bioswale pasti semakin baik.

Pengisian bioswale berlapis dari bawah ke atas, yakni:
1. Kerikil kasar 20 cm dengan diameter 2-5 cm buat nampung air sementara sekaligus mencegah tanah mampet

2. Pasir kasar 15 cm buat filtrasi. Jangan pakai pasir halus biar gak padat.

3. Kain geotextile menjadi opsional biar tanah tanam gak turun ke pasir

4. Tanah tanam ditambah kompos 20 cm yang dicampur 70 persen tanah dan 30 persen kompos/pupuk kandang matang

5. Mulsa 5 cm berupa cacahan daun kering/batok kelapa biar tanah gak kering + nahan erosi

3. Tanaman yang cocok di Bandarlampung pilih yang kuat becek dan kuat kering dengan ciri akarnya serabut, misalnya:

3.1. Rumput vetiver yang memiliki akar dalem banget buat mencegah longsor.
3.2. Lili paris / Spider Plant yang murah, cepat rimbun.
3.3. Pandan wangi sekalian bisa dipanen warga.
3.4. Bunga kana / heliconia yang bagus buat estetika.
3.5.Talas/keladi hias yang memiliki daun lebar dan bagus menyerap air.

Penanaman dilakukan secara zig-zag dengan jarak 30-40 cm. Setiap bioswale 10 meter membutuhkan 25-30 batang.

Perkiraan Biaya Material

Item volume perkiraan harga
kerikil 2-5 cm 2 m³ Rp 300 ribu, pasir kasar 1.5 m³ Rp 225 ribu,
tanah plus kompos 2 m³ Rp 200 ribu, bibit tanaman 30 batang Rp 150 ribu, pipa overflow PVC 3" satu batang Rp 75 ribu sehingga total Rp 950 ribu. Bisa lebih murah kalau kerikil dan tanah pakai yang ada, gotong royong gali.

Cara Bangun Singkat

1. Gali saluran 1x10 m, dalam 60 cm. Dasar dibuat miring 1% ke arah pembuangan
2. Masukkan lapisan kerikil, pasir, pasang pipa overflow di ujung → tanah tanam
3. Tanam vegetasi, kasih mulsa
4. Minggu pertama siram tiap hari biar tanaman hidup. Setelah itu biarin, dia ngurus air hujan sendiri

Perawatan

Setiap tiga bulan sekali cabut sampah plastik dan daun yang nutupin, setiap bulan sekali potong tanaman yang terlalu rimbun, setiap dua tahun sekali ganti mulsa dan cek kalau lapisan mulai padat. Semoga bermanfaat, tabik pun ***


Berita Terkini