LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Sejumlah pasar tradisional yang dikelola oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Tapis Berseri Kota Bandarlampung kini terlihat lebih rapi dan tertata.
Kondisi tersebut tidak lepas dari peran Direktur Perumda Pasar Tapis Berseri, Yanwardi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bandarlampung.
Di bawah kepemimpinannya, berbagai pasar yang menjadi aset dan tanggung jawab Perumda Pasar Tapis Berseri mengalami perubahan signifikan, baik dari sisi penataan pedagang, kebersihan lingkungan pasar, maupun pengelolaan retribusi. Beberapa pasar yang dikelola antara lain Pasar Pasir Gintung, Pasar Way Halim, Pasar Tugu, Pasar Korpri, dan Pasar Way Kandis.
Yanwardi mengatakan.Penataan yang dilakukan tidak hanya bertujuan menciptakan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung, tetapi juga meningkatkan efektivitas pengelolaan pasar sebagai salah satu sumber pendapatan daerah melalui sektor retribusi.
"Salah satunya yang paling terlihat adalah penataan Pasar Tugu. Sebelum dilakukan pembenahan, kawasan pasar tersebut kerap dikeluhkan masyarakat karena kondisi yang semrawut. Banyak pedagang yang berjualan di luar area pasar dan menggunakan badan jalan, sehingga menyebabkan kemacetan dan mengganggu kelancaran lalu lintas," tuturnya.
"Namun, setelah dilakukan penataan secara bertahap, kondisi Pasar Tugu kini jauh lebih tertib. Pedagang yang sebelumnya berjualan di luar area pasar telah diarahkan untuk menempati lapak yang tersedia di dalam lingkungan pasar. Selain itu, kendaraan tidak lagi parkir di bahu jalan sehingga arus lalu lintas di sekitar pasar menjadi lebih lancar," katanya Kepada Heloindonesia, Kamis.( 18/6/2026).
Keberhasilan penataan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan karena mampu menciptakan lingkungan pasar yang lebih nyaman, aman, dan tertib bagi masyarakat. Pengunjung kini dapat berbelanja dengan lebih leluasa, sementara para pedagang juga memperoleh tempat usaha yang lebih teratur.
" Selain fokus pada penataan fisik pasar. Perumda Pasar Tapis Berseri juga terus berupaya meningkatkan tata kelola administrasi dan optimalisasi penerimaan retribusi. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandarlampung," ujarnya.
" Dengan berbagai pembenahan yang telah dilakukan, Perumda Pasar Tapis Berseri,kami beharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan pasar tradisional, sehingga pasar rakyat tetap menjadi pusat perekonomian yang nyaman, tertib, dan mampu bersaing di tengah perkembangan sektor perdagangan modern," tutup Yanwardi.( Hajim).