TUBABA LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM----
Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama dalam membantu masyarakat kurang mampu. Warga Tiyuh Gunung Timbul, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), bergotong royong membongkar rumah milik Waginem (56), Sabtu (20/6/2026), sebagai tahap awal pembangunan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH).
Waginem merupakan mustahik penerima bantuan program RTLH hasil kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Lampung, BAZNAS Kabupaten Tulangbawang Barat, dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tiyuh Gunung Timbul.
Kegiatan tersebut dihadiri Komisioner BAZNAS Tubaba, Kepalo Tiyuh Gunung Timbul Nur Kamid, Babinsa, tokoh masyarakat, serta puluhan warga yang secara sukarela bergotong royong membongkar rumah agar proses pembangunan dapat segera dimulai.
Ketua BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. Purwanto, mengapresiasi tingginya kepedulian masyarakat Tiyuh Gunung Timbul yang telah menguatkan program sosial melalui infaq yang dihimpun UPZ.
"Program ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga membangun semangat kebersamaan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Tiyuh Gunung Timbul yang telah berinfaq melalui UPZ. Inilah bukti bahwa ketika zakat, infak, dan sedekah dikelola dengan baik, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan," ujar H. Purwanto.
Ia menjelaskan, pembangunan rumah layak huni tersebut merupakan bentuk sinergi berbagai pihak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BAZNAS Provinsi Lampung memberikan bantuan sebesar Rp15 juta untuk pembangunan rumah. Sementara itu, BAZNAS Tubaba menyalurkan bantuan senilai Rp8 juta, yang terdiri dari Rp4 juta untuk program RTLH dan Rp4 juta sebagai bantuan pemberdayaan ekonomi berupa pengadaan ternak kambing bagi penerima manfaat.
"Harapan kami, setelah memiliki rumah yang layak, penerima manfaat juga memiliki sumber penghasilan tambahan melalui bantuan ternak kambing. Jadi, program ini tidak hanya menyelesaikan persoalan tempat tinggal, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi keluarga mustahik," tambah Purwanto.
Sementara itu, Kepalo Tiyuh Gunung Timbul, Nur Kamid, melaporkan bahwa antusiasme masyarakat dalam mendukung program sosial terus meningkat. Melalui UPZ Tiyuh Gunung Timbul, dana infak yang berhasil dihimpun dari masyarakat hingga saat ini telah mencapai Rp23.787.000.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti tingginya kepedulian masyarakat terhadap sesama dan akan terus dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan serta pemberdayaan masyarakat di Tiyuh Gunung Timbul.
Gotong royong yang melibatkan masyarakat, pemerintah tiyuh, aparat TNI, serta BAZNAS ini menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi dan kepedulian sosial mampu menghadirkan harapan baru bagi warga kurang mampu sekaligus memperkuat budaya kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.
(Rohman)