LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Pemerintah Kabupaten Tulang Bawangbarat (Tubaba), Lampung, terus memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui pelaksanaan penetrasi pasar dan operasi pasar murah guna menjaga stabilitas harga bahan pokok serta melindungi daya beli masyarakat.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Pelaksanaan Serentak Penetrasi Pasar dalam rangka Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung itu dibuka secara resmi oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tubaba, Eri Budi Santoso, S.Sos., M.H., di Pasar Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti masyarakat, pelaku usaha, serta melibatkan sinergi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah dinamika perekonomian.
Dalam sambutannya, Eri Budi Santoso menegaskan bahwa penetrasi pasar dan operasi pasar murah merupakan langkah nyata pemerintah dalam menekan laju inflasi, terutama pada komoditas kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap pengeluaran masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, pemerintah hadir untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau serta daya beli masyarakat tetap terjaga," ujarnya.
Pada operasi pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar, yakni minyak goreng Rp15.500 per liter, gula pasir Rp17.500 per kilogram, dan beras kemasan 5 kilogram seharga Rp58.000.
Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejak pagi, warga memadati lokasi kegiatan untuk memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.
Pelaksanaan penetrasi pasar juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag). Selain operasi pasar murah, pemerintah daerah secara rutin melakukan pemantauan harga, menjaga kelancaran distribusi pangan, serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak guna mengantisipasi gejolak harga.
Melalui berbagai langkah tersebut, Pemkab Tubaba berharap stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga, inflasi daerah dapat dikendalikan, serta masyarakat memperoleh akses terhadap pangan dengan harga yang terjangkau di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.
(Rohman)