LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM---- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menggelontorkan anggaran lebih dari Rp30 miliar untuk membangun trotoar dan memperbaiki drainase di sejumlah ruas jalan protokol. Sebanyak enam paket pekerjaan kini mulai dikerjakan sebagai bagian dari upaya memperbaiki infrastruktur perkotaan sekaligus mengatasi kerusakan jalan yang selama ini dipicu buruknya sistem drainase.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung, Dedi Sutioso, mengatakan enam paket pekerjaan tersebut telah berjalan di sejumlah titik, di antaranya Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Ahmad Yani, Jalan Negeri, dan Jalan Sultan Agung.
"Yang sudah berjalan ada di beberapa ruas jalan protokol. Totalnya ada enam paket pekerjaan," kata Dedi saat ditemui di Graha Mandala, Rabu (22/7/2026).
Menurut Dedi, pembangunan tidak hanya berfokus pada penataan trotoar, tetapi juga menyasar pembenahan saluran drainase yang dinilai menjadi penyebab utama kerusakan badan jalan di sejumlah lokasi.
"Jadi, kita sekalian membenahi trotoar sekaligus drainasenya," ujarnya.
Ia menjelaskan, panjang trotoar di setiap ruas berbeda karena disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Sejumlah titik juga dikerjakan secara bertahap lantaran harus menyesuaikan dengan kondisi infrastruktur yang sudah ada.
Pemkot memastikan pembangunan trotoar tidak berhenti pada tahun ini. Ruas jalan yang belum tersentuh proyek telah dimasukkan dalam perencanaan anggaran tahun 2027.
"Yang belum dikerjakan sudah masuk dalam perencanaan tahun 2027," katanya.
Terkait masih adanya trotoar yang dimanfaatkan pedagang atau pelaku usaha, Dedi menegaskan persoalan tersebut bukan menjadi kewenangan Dinas PU.
"Kalau itu bukan ranah saya. Tugas saya membangun infrastrukturnya," tegasnya.
" Melalui proyek senilai lebih dari Rp30 miliar tersebut, Pemkot Bandar Lampung menargetkan wajah jalan protokol menjadi lebih tertata, nyaman bagi pejalan kaki, sekaligus memiliki sistem drainase yang lebih baik untuk menekan potensi kerusakan jalan di masa mendatang," pungkas Dedi Sutioso.( Hajim).