LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM----Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung menegaskan bahwa pelaksanaan proyek revitalisasi SMPN 28 Bukit Kemiling sepenuhnya berada di bawah tanggung jawab pihak sekolah melalui mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Pengelolaan program dilakukan berdasarkan nota kesepahaman (MoU) antara sekolah dan pemerintah pusat melalui Kementerian. Dalam skema tersebut, Dinas Pendidikan hanya berperan sebagai fasilitator yang menjembatani koordinasi antara sekolah dengan pemerintah pusat.
Selain itu, di setiap sekolah penerima program telah dibentuk Panitia Pelaksana Program (P2SP) yang bertugas mengelola dan melaksanakan kegiatan revitalisasi di tingkat sekolah.
Kepala Bidang Gedung dan Perlengkapan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung, Josuandre, mengatakan pihaknya tetap melakukan pemantauan ke lapangan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Menanggapi temuan mengenai spesifikasi atap spandek pasir yang disebut berkode 0,3 milimeter, namun hasil pengukuran ketebalan lembaran spandek hanya sekitar 0,25 milimeter, Josuandre mengatakan pihaknya telah meminta penjelasan dari pelaksana pekerjaan.
"Berdasarkan penjelasan pelaksana, material tersebut dibeli dari penyedia yang menerangkan bahwa produk atap spandek pasir dengan spesifikasi 0,3 milimeter memang memiliki ketebalan lembaran spandek sekitar 0,25 milimeter. Adapun ketebalan 0,3 milimeter merupakan ketebalan total setelah ditambah lapisan pasir pada permukaannya," kata Josuandre, Rabu (5/8/2026).
Menurutnya, penjelasan tersebut juga telah dikonfirmasi kepada penyedia material.
"Dengan demikian, berdasarkan informasi yang kami peroleh dari pihak penyedia material, spesifikasi produk tersebut dinyatakan telah sesuai dengan ketentuan 0,3 milimeter," ujarnya.
"Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung menyatakan akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan proyek revitalisasi agar seluruh pekerjaan memenuhi spesifikasi teknis dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah," tutupnya.( Hajim).