Muncul Lagi Titik Api di TNWK, Gubernur Mirza Pastikan Pengendaliannya

Minggu, 23 Agustus 2026 19:20
Gubernur Mirza bersama Forkompinda berjuang mengatasi kebakaran savana dan memetigasinya agar tak membahayakan hutan dan satwa. HELO LAMPUNG

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Titik api kebakaran savanah kembali muncul -- tak sebanyak sebelumnya -- di wilayah Desa Braja Luhur, Kecamatan Braja Selebah, Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, Minggu (23/8/2026) siang.

"Tadi siang, ada titik baru, beda dengan titik kemarin," kata Gubernur Rahmat Mirzani Djausal kepada Heloindonesia.com saat melihat upaya pemadaman, Minggu (23/8/2026), pukul 18.02 WIB.

Gubernur Mirza mengatakan terus memitigasi kebakaran agar tak sampai ke kawasan hutan yang lebih luas. "Alhamdullilah, gajah-gajah liar tak terdampak karena jarak terdekat 25 km. Demikian pula tempat Pelatihan Gajah (PLG)," ujarnya.

Menurutnya, sekitar 250 personel TNI, Polri, BPBD, dan relawan terus berusaha memadamkannya kembalinya. Sebelumnya, mereka telah berhasil memadamkan kebakaran 673,4 ha di Area Resort Kuala Penet, TNWK, Sabtu (22/8/2016), pukul 19.00 WIB.

Dari lokasi, Gubernur Mirza melihat asap kembali membumbung dekat sungai di wilayah Desa Braja Luhur, Kecamatan Braja Selebah, TNWK. "Ini jauh lebih sedikit dari kemarin dan dekat air, mudah-mudahan lebih mudah memitigasinya," ujarnya.

Ditambahkannya, beberapa bulan ini, pihaknya tengah memitigasi dalam rangka pendataan dua tiga bulan ini dan mudah-mudahan dapat mengurangi risiko-risiko kebakaran yang terjadi setiap tahun di sini (TNWK)," pungkas Gubernur Mirza.

Sebelumnya, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Resort Kuala Penet, TNWK berhasil dipadamkam Sabtu (22/8/2026), pukul 19.00 WIB.

Sabtu (22/8/2026), pukul 19.00 WIB di Kabupaten Lampung Timur. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal turun memastikan pemadamannya pada pukul 14.00 WIB.

Dipastikan aman, habitat gajah sumatera dan Pusat Konservasi Gajah. Lokasi kawanan gajah liar juga jauh dari kawasan kebakaran. Untuk sementara, kegiatan wisata alam TNWK ditutup pihak pengelolanya. Humas dan PPID BTWK fokus penanganan kebakaran. (HBM) 

Berita Terkini