Tiga Kebakaran Lahan Terjadi di Bandarlampung, Diduga Dipicu Pembakaran Sampah

Selasa, 25 Agustus 2026 17:59
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandarlampung bergerak cepat HELO LAMPUNG

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM----Tiga peristiwa kebakaran lahan terjadi di sejumlah wilayah Kota Bandarlampung, Selasa (25/8/2026). Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandarlampung bergerak cepat menangani seluruh kejadian dengan waktu respons sekitar empat menit.

Kebakaran pertama terjadi di Jalan Terusan Ragom Gawi III, RT 02, LK I, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Kemiling. Kebakaran dilaporkan sekitar pukul 12.30 WIB dan menghanguskan lahan alang-alang seluas kurang lebih tiga hektare.

Sebanyak lima unit kendaraan pemadam dan 18 personel dikerahkan ke lokasi. Petugas berhasil mengendalikan dan memadamkan api pada pukul 14.20 WIB setelah menghabiskan empat tangki air.

Berdasarkan keterangan pamong setempat, kebakaran diduga bermula dari aktivitas membakar sampah yang kemudian ditinggalkan. Kondisi angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke lahan alang-alang di sekitarnya.

Kebakaran kedua terjadi di Jalan Raden Imba Kusuma, Kelurahan Sukadana Ham, Kecamatan Tanjung Karang Barat. Laporan diterima sekitar pukul 14.07 WIB. Api membakar lahan yang ditumbuhi pohon bambu dengan luas sekitar 10 x 6 meter.Untuk menangani kejadian tersebut, Damkarmat mengerahkan tiga unit kendaraan dan 16 personel. Api berhasil dipadamkan pada pukul 14.50 WIB dengan menggunakan dua tangki air.

Sementara itu, kebakaran ketiga terjadi di Jalan Kencana Jaya, RT 04, LK I, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu. Lahan kosong seluas sekitar 50 x 50 meter dilaporkan terbakar.

Petugas dari Pos Siaga Labuhan Ratu mengerahkan satu unit kendaraan pemadam, yakni Unit Banteng 011, dengan empat personel Pleton C. Proses pemadaman menggunakan satu tangki air dan berhasil diselesaikan sekitar pukul 11.40 WIB.Dari ketiga kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun laporan kerugian material. Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan begitu saja. Namun, penyebab pasti masing-masing kejadian masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwajib.

Kadis Damkarmat Kota Bandarlampung Anthony Irawan mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan api, khususnya ketika membakar sampah.

"Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak meninggalkan api, terutama saat membakar sampah di tengah kondisi angin kencang, karena api dapat dengan cepat merambat dan memicu kebakaran lahan yang lebih luas," ujar Anthony.

" Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama ketika kondisi cuaca disertai angin kencang," tandasnya.( Hajim)

Berita Terkini