Gibran Diminta Jangan Terperangkap, Prabowo Dapat Enaknya Keluarga Jokowi Kena Getahnya

Kamis, 3 Agustus 2023 12:58
Gibran Rakabuming Raka dan Prabowo Subianto. Foto: Tangkapan layar akun Twitter Paltiwest.

HELOINDONESIA.COM - Gibran Rakabuming terikut dalam pusaran pembicaraan capres cawapres. Padahal dia tidak maju atau diajukan sebagai capres atau cawapres. Kabarnya akan dijadikan cawapres untuk Prabowo. Tapi ada yang mengingatkan, Gibran jangan terperangkangka perangkap dalam pusaran itu.

Gibran masuk dalam wacana capres cawapres, gegara ada pengajuan gugatan uji materi ke MK tentang syarat umur capres cawapres. Gugatan atau uji materi itu meminta ke MK agan syarat umur capres cawapres diturunkan dari 40 tahun menjadi 35 tahun.

Pada persidangan Selasa 1 Agustus 2023 kemarin, pihak perwakilan dari DPR dan pemerintah tampak sudah satu suara, yakni setuju menurunkan syarat umur capres dan cawapres dari 40 tahun menjadi 35 tahun.

Hingga kemudian, hakim Konstitusi Prof Saldi Isra mengatakan, kalau DPR dan Pemerintah sebagai pembuat Undang-undang sudah sepakat, seharusnya tidak usah dilempar ke MK, langsung saja dimasukkan ke Undang-undang Pemilu. Jadi tidak usah campur tangan MK.

Baca juga: Politisi Demokrat Bangga dengan Jokowi dan Bangga Kepada Rocky Gerung

Hakim Konstitusi Prof Saldi Isra juga mengutarakan hal mendesak apa yang membuat harus ada uji materi, lantas hasil uji materi ini untuk Pilpres 2024 atau 2029? Pemerintah dan DPR diminta memberi penjelasan hal tersebut.

Di luar itu, Masyarakat dunia maya ikut menanggapi, bahwa perubahan syarat umur capres cawapres itu untuk Pilpres 2029, bukan sPilpres 2024. Oleh karena itu Gibran Rakabuming jangan sampai terperangkap.

Hal itu seperti tertulis dalam postingan netizen GP24P (@KakekHalal) yang bertajuk: Gibran Jangan Sampai Masuk ke Perangkap UU Pemilu Usia Capres Cawapres.

Baca juga: Masih Melimpah di Perairan Indonesia, Berikut 5 Jenis Tuna yang Paling Populer pada Kuliner Jepang

Menurut dia, sebelum itu, ada beberapa pihak yang menggugat batas usia capres dan cawapres. Tujuannya supaya batas usia 40 tahun diturunkan menjadi 35 tahun.

“Hasilnya, DPR dan pemerintah kompak memberikan sinyal setuju untuk mengubah batas usia tersebut,” tulisnya.

Dia menyebutkan, perwakilan DPR dan pemerintah memberikan keterangan dalam sidang di MK pada Selasa kemarin. Dalam sidang tersebut, DPR diwakili oleh Anggota Komisi III DPR Fraksi Gerindra Habiburokhman dan pemerintah diwakili oleh Staf ahli Kemendagri Togap Simangunsong.

Baca juga: Prabowo Dinilai Tunduk  Kepada Partai Kecil PSI yang Tegak Lurus ke Jokowi

Selanjutnya dituliskan, Habiburokhman menjelaskan beberapa pertimbangkan yang mengisyaratkan sinyal persetujuan batas usia minimal cawapres diubah, yaitu terkait bonus demografi dan kesempatan anak muda menduduki jabatan tinggi di sebuah negara.

“Saya tidak menolak soal usia capres cawapres ini diturunkan menjadi 35 tahun, asalkan jangan sekarang. Minimal berlaku pada pemilu 2029. Jangan sekarang,” ujar GP24P.

Menurutnya, isu ini bakal mudah digoreng jika diterapkan pada pemilu saat ini. Coba pikir, perwakilan DPR ternyata dari Gerindra. Why?

Baca juga: Mbah Suratmi Wisudawan Tertua dari Magetan Berusia 116 Tahun, Bupati Magetan pun Sampai Cium Tangan

Karena ada isu Gerindra akan memasangkan Prabowo dengan Gibran. Isu ini sudah lama dihembuskan sejak pertemuan Prabowo dengan Gibran di Solo. Dia menilai, yang akan terjadi, pihak Prabowo yang mendapat enaknya, sedangakna keluarga Jokowi kena getahnya.

“Kalau ini benar-benar memang dirancang seperti itu, maka kubu Prabowo yang dapat enaknya, keluarga Jokowi yang kena getahnya,” tulisnya.

Prabowo dkk sekarang sedang gencar melakukan penyusupan sambil merebut orang-orang hebat supaya dapat meraih kekuasaan. Apalagi Gibran elektabilitasnya makin naik sebagai cawapres potensial. Ini bukan kebetulan, pasti ada rancangan politik yang sudah dimulai.

Baca juga: Kerja sama Partai Politik harus Bervisi Indonesia Merdeka yang Bersendikan Nilai Pancasila

“Semua ini bisa selesai, kalau misalnya Gibran tidak tergoda. Gibran harusnya sadar kalau ini mungkin adalah jebakan Batman yang bisa merugikan dirinya secara politik,” tulis GP24P.

 Jutaan pasang mata sedang menunggu langkah politik Gibran, apakah punya komitmen untuk menyelesaikan masa jabatan dengan elegan.

Lebih baik Gibran fokus saja dengan kerjaan sebagai wali kota. Toh, belum juga genap satu periode, masa mau langsung loncat ke cawapres tepat setelah misalnya batas usia diturunkan? Agak tidak etis sih. Enak di lawan, gak enak di Gibran dan Jokowi juga yang kena getahnya. Jangan sampai ini terjadi. (*)

(Winoto Anung)

Berita Terkini