Helo Indonesia

Benny Ajak Anak Muda Jadi Pelaku Pancasila dan Pemilih Kritis

Kamis, 21 Desember 2023 15:10
    Bagikan  
Benny Ajak Anak Muda Jadi Pelaku Pancasila dan Pemilih Kritis

, Antonius Benny Susetyo

JAKARTA, HELOINDONESIA.COM - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya mengadakan kuliah umum dengan tema "Pancasila dalam Dinamika Politik Nasional dan Global Sejarah Kelahiran dan Tantangan Masa Kini" secara daring pada hari Rabu 20 Desember 2023.

Dalam kuliah ini, Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Antonius Benny Susetyo tampil menjadi narasumber.

Benny, sapaan akrabnya, memulai kuliah umum dengan menjelaskan sejarah pergerakan nasionalisme di Indonesia.

Baca juga: Rektor USM Sebut Perkembangan AI Tak Bisa Ditolak dan Jadi Tantangan

"Seperti kata Bung Karno, jangan pernah lupakan sejarah. Jika kita ingin mengetahui apa Pancasila, kita harus mengerti bahwa Pancasila adalah berasal dari tradisi dan kearifan lokal yang dijumpai di agama-agama dan nilai-nilai yang ada di dalam masyarakat Indonesia. Pancasila berasal dari masyarakat Indonesia sendiri, bukan adopsi dari pihak lainnya," tuturnya.

Praktisi komunikasi politik  tersebut menyatakan bahwa Pancasila adalah dasar berbangsa dan bernegara.
"Dasar kita, ya Pancasila, juga dasar hukum kita Pancasila. Kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Pancasila juga harus menjadi living dan working ideology. Itu yang harus disadari oleh semua pihak," tegasnya.

Jadi Filter

Menurut Benny, situasi yang dihadapi anak muda Indonesia akibat globalisasi perlu mendapat perhatian. Pasalnya, globalisasi membawa paham-paham transnasional yang informasinya mudah dijangkau oleh anak muda.

Budayawan itu pun menyatakan bahwa filter yang dimaksud adalah Pancasila.

Baca juga: Peserta Pemilu Memiliki Hak untuk Mendapatkan Pelatihan Saksi

"Sekali lagi saya katakan, Pancasila asalnya dari budaya, nilai yang ada dalam hidup masyarakat Indonesia, jauh sebelum Soekarno memaparkannya pada sidang pertama BPUPK. Nilai-nilai Pancasila, yaitu Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan, itu semua memang ada dalam Indonesia sendiri," tuturnya.

Oleh karena itu, Benny mengajak agar anak-anak muda menjadi pelaku Pancasila sehari-hari.

"Pancasila harus diwujudkan, menjadi ideologi dalam hidup dan bekerja. Setiap kegiatan kita sebagai masyarakat Indonesia harus memiliki nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Itulah filter kita. Anak-anak muda harus ikut globalisasi, tetapi akar anak muda kuat pada nilai dan budaya Indonesia."

"Anak-anak muda harus dulu bangga dengan menjadi orang Indonesia. Bangga dengan budayanya, bangga dengan nilai-nilai yang terkandung dalam masyarakatnya, bangga terhadap barang dan produk buatan Indonesia. Dan saya mengharapkan, kebanggaan itu disebarkan lewat media sosial, agar anak-anak muda di tempat lainnya juga merasakan kebanggaan dan ikut turut serta," ajaknya.

Baca juga: Besok, DKPP Periksa 4 Perkara KPU RI Terkait Pengaduan soal Gibran

Berbicara soal Pemilu yang akan datang, pakar komunikasi politik ini juga menyerukan agar anak muda memilih bukan berdasarkan gimmick semata, tetapi setelah proses pemikiran yang kritis.

"Setiap calon pasti menawarkan sesuatu. Telitilah semuanya itu, teliti dan timbang apa pro dan kontra dari janji-janji kampanye mereka. Jangan 'asal' pilih calon karena dia terlihat asyik, gaul, atau 'dekat' dengan anak-anak muda. Tetap cerdas dan kritis dalam mengikuti pesta demokrasi ini. Dan yang penting, cari calon mana yang menjalankan nilai-nilai Pancasila secara konkrit dan nyata. Itu wujud pemilu berlandaskan nilai Pancasila," tutupnya. (Aji)