LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Setelah istrinya, warga kembali melaporkan dugaan pelanggaran kampanye Calon Bupati (Cabup) Pesawaran Nomor Urut 01 Aries Sandi Darma Putra ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran, Rabu (16/10/2024).
Kali ini, Amirudin, warga Desa Gedongtataan, Kecamatan Gedongtataan yang melaporkan dugaan pelanggaran kampanye Aries Sandi di lingkungan Masjid Babussalam dan timnya di Masjid Ar Royan Islamic Center.
Baca juga: Polemik Kehadiran Cabup Aries di Maulid, Ketua Panita Tegaskan Tak Diundang
Di lingkungan Masjid Babussalam, Komplek Ponpes Mambaul Ulum, Desa Margodadi, Kecamatan Waylima, Senin (14/10/2024), Aries kampanye usai acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H dan Haul Syeikh Abdul Qodir Jailani yang ke-41.
Di lingkungan Masjid Ar Royan Islamic Center, timnya diduga membuat konten politik. "Ya, saya melaporkan (Aries Sandi) ke Bawaslu Pesawaran atas dua kasus dugaan pelanggaran kampanye," katanya di kantor Bawaslu setempat.
Baca juga: Kampanye di Masjid, Istri Aries Sandi Resmi Dilaporkan Bawaslu
Dia menduga Tim Cabup Aries - Supriyanto mempolitisasi pedagang dengan dalih konten. Sempat terjadi perdebatan dengan koordinator pedagang. "Cara-cara seperti ini berpotensi menciptakan kegaduhan," katanya.
Dia minta Bawaslu Pesawaran mendalami kasus ini. "Kita tak boleh tutup mata adanya dugaan pelanggaran kampanye di tempat ibadah," kata Amirudin kepada Helo Indonesia.
"Saya berharap Bawaslu Pesawaran profesional, saya lapor tidak sekedar lapor dilampirkan bukti-bukti, jadi harus didalami lagi dan panggil yang bersangkutan," timpalnya.
Terpisah, anggota Bawaslu Kabupaten Pesawaran Oktyas Afriza akan melakukan pembahasan. "Kita akan bahas pada rapat internal apakah laporan akan dinaikan atau dihentikan, tergantung unsur-unsur pelanggarannya," pungkasnya.
ISTRI
Sebelumnya, yang mengaku istri Aries Sandi telah terlebih dulu dilaporkan atas dugaan pelanggaran kampanye di rumah ibadah dan lingkungan pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Padang Terang Desa Padang Ratu Kecamatan Gedongtataan.
Perwakilan masyarakat Randy Septian menuturkan, hal tersebut merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawasi dan memastikan Pilkada di Kabupaten Pesawaran berjalan tertib, aman dan damai.
"Iya, laporan sudah diterima oleh pihak Bawaslu Kabupaten Pesawaran sebagai bukti pendukung, karena menurut Bawaslu pihak Panwas Kecamatan Gedongtataan juga sudah melakukan penelusuran atas dugaan pelanggaran kampanye tersebut," kata Randy, di kantor Bawaslu Pesawaran, Selasa (15/10/2024).
Randy meminta Bawaslu menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran kampanye tersebut, sehingga kejadian serupa tidak terulang.
"Sesuai regulasi tidak bisa siapapun calon melakukan kegiatan kampanye baik mengajak maupun meminta dipilih di tempat terlarang seperti rumah ibadah, jadi harus ditindaklanjuti sehingga kejadian serupa tidak terulang," ujarnya.
"Kita sudah melampirkan bukti-bujti pendukung untuk membantu Bawaslu menindaklanjuti kasus ini, dan akan kita pantau lewat Panwascam Gedongtataan karena menurutnya sudah dilakukan penulusuran hingga akan memanggil saksi-saksi," tambahnya.
Sementara, Ketua Bawaslu Kabupaten Pesawaran Fatihunnajah menuturkan, pihaknya akan meneruskan laporan dugaan pelanggaran kampanye di rumah ibadah kepada Panwascam Gedongtataan ntuk kemudian dilakukan penelusuran.
"Nanti kita teruskan, apakah unsur pelanggarannya ada atau seperti apa," jawab Fatih singkat.
Diberitakan sebelumnya, warga kecewa usai Maulid Nabi Muhammad SAW seorang wanita mengaku isteri Cabup Aries Sandi kampanye di Masjid Dusun Padang Terang, Desa Padang Ratu, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Rabu (9/10/2024).
Seorang wanita yang mengaku isteri calon bupati Aries Sandi meminta dukungan jamaah pengajian memilih suaminya. "Perkenalkan, saya istri Pak Aries Sandi, memohon doa restu kepada Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu mendukung Bapak Aries Sandi," ujarnya.
Sebagian jamaah yang hadir merasa kecewa. Acara yang sejatinya merupakan Maulid Nabi Muhammad, namun memunculkan sosok yang meminta-minta dukungan. "Sebenarnya ini kan acara maulidan," ujar seorang warga.
Dari kerumunan, banyak ibu-ibu pengajian berkomentar miring. "Sudah, segitu aja, segitu aja," tukasnya warga lainnya.
Sementara, Kepala Desa Padang Ratu Syukri saat dikonfirmasi mengaku, Ia tidak ada di acara pengajian saat itu, karena sedang mengantar cucu ke rumah sakit.
"Saya sudah tanya RT, ternyata dia (istri Aries Sandi) tidak diundang, dan naik panggung setelah penceramah turun, kalau saya tidak datang karena antar cucu ke rumah sakit," kata Syukri melalui sambungan telepon, Jumat (11/10/2024).
Syukri mengatakan, acara tersebut merupakan acara Maulid Nabi Yang digelar oleh masyarakat dusun desa setempat. (Rama)
-
