LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Dua calon wali Kota Bandarlampung akan debat adu kemampuan dalam mengelola pemerintah dan mensejahterakan rakyat di Ballroom Emersia Hotel and Resort, Kota Bandarlampung, Senin (28/10/2024) mulai pukul 19.00 WIB.
Debat bertema Tata Kelola Pemerintahan Dan Kesejahteraan Masyarakat dibagi tiga subtema, kata Ketua KPU Dedy Triadi. Dia memastikan kesiapan pihaknya menggelar debat Reihana-Aryodhia versus Eva-Deddy.
Tim Perumus materi debat sekaliguskan menjadi Tim Panelis Debat adalah Bayu Sujatmiko, Iwan Satriawan, dan Saring Suhendro dari Unila, Fitri Yanti dan Siti Fatimah dari UIN Raden Intan Lampung.
Reihana-Aryodhia Febriansyah SZP maju sebagai pasangan calon wali Kota Bandarlampung periode 2024-2029 didukung PDI Perjuangan, Gelora, Perindo, dan Partai Ummat.
Sedangkan petahana Eva Dwiana-Deddy Amarullah (Eva-Deddy) diusung Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, PKB, PKS, Partai NasDem, didukung PPP, dan PSI.
Paslon 1 Reihana-Aryodhia mengusung Visi Bandarlampung Maju, Berdaya Saing, Berbudaya, Indah, Nyaman, Akuntabel dan Religius atawa Bandarlampung Maju Berbinar.
Misi, (1) Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) untuk kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, (2) Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat mandiri, berdaya saing, dan berakhlak.
Lalu, (3) Menciptakan kehidupan masyarakat yang religius dan berbudaya, (4) Menyediakan infrastruktur yang inklusif, berkualitas, aman, dan nyaman, (5) Mewujudkan tata pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel untuk meningkatkan pelayanan publik.
Paslon 2 Eva-Deddy mengusung Visi Bandarlampung Sehat, Cerdas, Beriman, Berbudaya, Nyaman, Unggul Berdaya Saing Berbasis Ekonomi untuk Kemakmuran Rakyat.
Misi, (1) Meningkatkan kualitas dan pelayanan kesehatan masyarakat, (2) Meningkatkan kualitas dan pelayanan pendidikan masyarakat, (3) Meningkatkan daya dukung infrastruktur dalam skala mantap untuk nendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan publik.
Lalu, (4) Mengembangkan dan memperkuat ekonomi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, (5) Mengembangkan masyarakat agamis, berbudaya dan mengembangkan budaya daerah untuk membangun masyarakat yang religius.
Lalu, (6) Mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, pemerintahan yang baik dan bersih, berorientasi kemitraan dengan masyarakat dan dunia usaha menuju tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, berwibawa, dan bertanggung jawab untuk mendukung investasi.
Dan, (7) Mempertahankan dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup skala kota yang sehat, sejuk, bersih, dan nyaman, bagi kehidupan masyarakat dan ekosistem lingkungan perkotaan.
Hingga warta ini naik siar belum diketahui ihwal sosok moderator debat, serta karena seperti terpantau sejauh ini KPU setempat tak punya akun ofisial YouTube, bakal dapat ditonton dari kanal tivi mana. (Muzzamil)
-
