HELOINDONESIA.COM - Wacana duet Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 mendatang dinilai mustahil terjadi. Sebab, partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) sudah mantap mengusung Ketua Umum Partai Gerindra sebagai calon wakil presiden untuk berlaga di Pilpres 2024.
Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi dalam acara diskusi bersama Formappi, di Matraman, Jakarta Timur, Rabu (27/9/2023).
Oleh karena itu, dia melanjutkan, dipastikan KIM tidak akan merapat ke koalisi lain karena barisan pengusung Prabowo sudah solid.
"Karena seperti melukis di langit, bagai pungguk merindukan bulan, menggantang asap. Jadi sesuatu yang rasanya sudah selesai kemudian diamplifikasi seakan-akan ini akan terjadi proses koalisi yang tidak pernah selesai," kata Viva menjawab isu beredar soal wacana duet Ganjar dan Prabowo di Pilpres 2024.
Baca juga: Pengamat Sebut Loyalis Bakal Meradang Jika Ganjar dan Prabowo Duet di Pilpres 2024
Terlebih, lanjut dia, bergabungnya Partai Demokrat semakin menambah kekuatan dukungan untuk menjadikan Prabowo sebagai Presiden di tahun 2024. Mengingat Demokrat merupakan partai yang pernah memenangkan prosesi Pilpres pada medio 2004 hingga 2014.
"Sejak Partai Demokrat dukung Prabowo, proses koalisi di pilpres itu sudah selesai. Ada wacana soal gabungan Prabowo Ganjar, jadi saya rasa soal itu sudah selesai sejak Partai Demokrat datang ke Hambalang dan kamis lalu deklarasi Prabowo sebagai capres," ujarnya.
Diketahui, saat ini KIM yang merupakan barisan partai politik peserta Pemilu serantak 2024 berisikan Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, PKB dan Partai Gelora. Secara keseluruhan gabungan partai KIM mengantongi perolehan kursi DPR sebanyak 261 dan resmi mengusung Prabowo.
