JAKARTA, HELOINDONESIA.COM ? Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengadakan serangkaian kunjungan ke daerah-daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Perjalanan panjang ini dilakukan pada bulan Ramadhan dan berpindah-pindah penuh kegiatan.
Rabu malam, AHY berada di Sumenep Madura. Kali ini AHY menyatakan diundang para mahasiswa. Dirinya selaku Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute, dirinya diundang diskusi bersama para Mahasiswa/i dari Universitas Bahaudin Mudhary atau lebih dikenal dengan UNIBA yang ada di Kabupaten Sumenep, Madura.
?Saya mendapatkan undangan untuk ngobrol dan diskusi bersama para Mahasiswa/i dari Universitas Bahaudin Mudhary atau lebih dikenal dengan UNIBA yang ada di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tadi malam (12/4),? kata AHY dalam akun FB diunggah 8 jam lalu..
Menurutnya, pada acara itu, dirinya dan para mahasiswa berkumpul di Panggung Pojur yang ada di lingkup UNIBA. Adapun tema pembicaraan diskusikan adalah "Membaca Peluang dan Tantangan Pemuda untuk Menjemput Indonesia Emas 2045".
?Kami berdiskusi tentang banyak hal, khususnya menyoal bagaimana kita harus mempersiapkan SDM yang unggul sebagai salah satu prasyarat utama dalam kemajuan sebuah negara. Selain itu, sebagai negara Demokrasi, peran pemuda, utamanya mahasiswa menjadi sangat signifikan dalam menjaga keseimbangan kekuasaan,? tutur AHY.
Yang menarik, AHY mendorong mahasiswa untuk mengerti politik. Mahasiswa boleh anti politik atau buta politik. Tapi jangan marah jika punya pemimpin buruk, karena yang baik tidak peduli. Jangan salahkan jika negara di pimpin oleh pemimpin yang tidak baik.
?Saya juga tentunya mendorong teman-teman Mahasiswa/i UNIBA untuk terus terlibat dalam proses-proses yang baik,? kata AHY.
Ia menegaskan, jangan sampai anak muda takut bicara, takut bersuara padahal itu baik, selama dengan cara yang benar dan konstitusional.
?Mahasiswa juga boleh anti atau buta politik. Karena buta yang paling buruk adalah buta politik. Jangan marah jika kita punya pemimpin buruk, karena yang baik tidak peduli. Jangan salahkan jika negara di pimpin oleh pemimpin yang tidak baik karena yang baik tidak ingin berpolitik,? tandas AHY.
?Jangan lelah mencintai neger ini. Jangan lelah untuk terus berkreasi dan berinovasi. Matur sakalangkong tretan-tretan semuanya. Sampai bertemu kembali di lain kesempatan. Tetap semangat!,? kata AHY. (*)
(A Winoto)