Dasco Dalam Sepuluh

Selasa, 8 April 2025 12:39
Sufmi Dasco Ahmad Wikipedia

Oleh: Arsetarani

Mungkin Sufmi Dasco Ahmad (Dasco) tidak menyangka, kejujurannya menyampaikan riwayat hidup ternyata pada suatu hari bisa menjadi sumber fitnah.

Jauh sebelum Prabowo menjadi Presiden, atau pada tahun 2022, Dasco diminta menjadi Presiden Komisaris PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), Dasco bersedia.

Tahun 2023 Dasco mengundurkan diri, dan tidak menjelaskan sebab utamanya, namun semua tahu, hal ini karena Partainya Harry Tanoe tidak mendukung Prabowo dalam Pilpres 2024. 

Soal loyalitas, etika sosial politik, menjaga persahabatan, Dasco sudah teruji.

Baca juga: Presiden Prabowo Bahas Respons Ekonomi Global dan Kebijakan Tarif bersama Jajaran Kabinet

Kembali ke pengangkatan Dasco sebagai presiden komisaris PT MNC Digital Entertainment Tbk. 

Harry Tanoe tidak sembarangan, Dasco punya kemampuan dan ketelitian dalam berbisnis, sedikit bicara, banyak bekerja.

Selain itu Dasco dikenal sebagai manusia dengan ratusan afilisasi organisasi, ia berkawan dengan siapa saja. 

Dasco bersahabat dengan kelompok kanan, kiri, tengah, kiri mentok, kanan mentok, sipil, militer, diaspora Indonesia dll.

Media meminta profil Dasco pada tahun 2022 itu, dan Dasco santai saja memberikannya, karena memang tidak ada masalah dengan profil itu. 

Baca juga: Hari Pertama Masuk Kerja, Bupati Kendal Imbau Kepala OPD Berikan Sanksi ASN yang Bolos Kerja

Lalu ditulislah bahwa Dasco pernah menjadi aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII), Ikatan Pedagang Pasar hingga pernah punya hubungan dengan Perusahaan Golden Oasis, yang punya bisnis properti, hiburan, hotel di Kamboja.

Sungguh panjang sekali daftar organisasi masyarakat dan organisasi bisnis yang pernah dimasuki oleh Dasco. 

Hal ini semakin menguatkan bahwa Dasco punya "naluri intel" yang mencari data lewat "observasi lapangan" yang penuh resiko, ancaman fisik bahkan nyawa, bukan semata mencari informasi internet. 

Seorang senior terpercaya bersaksi, Dasco tidak percaya "katanya katanya", dia akan cek langsung.

Benar saja, di akhir 2022, Dasco diam-diam berjuang membantu menyelamatkan 34 Warga Negara Indonesia yang ditipu perusahaan online scam di Poipet, Kamboja, dan Berhasil. (Silahkan cek di internet), walaupun Dasco tidak melakukan konferensi pers, karena ancaman nyata padanya saat itu. 

Baca juga: Ini Perasaan Devira saat Perankan Nyai Pandansari dalam Kirab Syawalan Boja

"Naluri intelnya" tajam. Sampailah di 2024 dimana Dasco terlihat aktif di memenangkan Prabowo, setelah sebelumnya di 2019 Dasco termasuk tokoh kunci yang mempersatukan Jokowi dan Prabowo.

7 Maret 2025, Tempo memberangkatkan wartawan untuk investigasi judi online di Kamboja. 

Berdasarkan informasi terbuka dari situs resmi yang didapatkan ada perusahaan bernama Golden Oasis Entertainment yang mengelola kasino. 

Lalu dicek, dan dengan mudah semua orang bisa tahu bahwa Sufmi Dasco pernah berbisnis dengan Golden Oasis Entertainment. 

Tapi bisnis Golden Oasis ini kan bidang usahanya banyak dan resmi terdaftar di Kamboja.

Baca juga: Lewat Pesantren Obah, Wagub Jateng Siapkan Beasiswa bagi Santri Belajar ke Luar Negeri

Lalu hal ini dilemparkan ke netizen utamanya di youtube dan x (twitter) disertai ajakan untuk membayar berlangganan Tempo. 

Ini sah sah saja karena berita ada harganya. Media dan demokrasi perlu dijaga. Dasco juga menghormati kebebasan pers.

Namun sayangnya, kebanyakan orang hanya membaca judul, atau potongan screenshot layar yang memuat nama Sufmi Dasco, dan memang terbukti, nama Dasco mampu menarik pembaca.

Beruntungnya ada beberapa netizen dan mesin artificial intelegentnya X, yaitu Grok yang meluruskan, bahwa Dasco tidak ada hubungannya dengan judi. 

Benar ia pernah berbisnis dengan Golden Oasis, namun tidak ada bukti bisnis judi.

Baca juga: Usai Cuti Bersama Idul Fitri 1446.H, Pemkab Mesuji Gelar HalalBihalal

Situasi media sosial mereda, karena tuduhan tidak sesuai fakta. Justru sebaliknya Dasco pernah menyelamatkan puluhan WNI yang menjadi korban online scam di Kamboja. 

Ini pembelajaran penting bagi kita semua. Betapa data dan kompleksitas informasi bisa mengadu domba antar sesama anak bangsa.

Dasco harus terus sabar dan hati-hati, harus benar-benar super waspada, karena dalam situasi seperti ini, sekecil apa pun senggolan pada media terkait, maka Dasco lah yang akan kembali menjadi sasaran fitnah.

Posisi Dasco sebagai salah satu benteng Presiden Prabowo dalam menyelesaikan berbagai krisis dan ancaman terhadap kepentingan nasional memang sangat rentan serangan, dari dalam dan luar.

Baca juga: Jumlah Penonton Selama Libur Lebaran 2025 Naik Signifikan, Menteri Ekraf Apresiasi Industri Perfilman Nasional

Kita meyakini, semua bisa diluruskan dengan data, netizen yang terbuka, dengan keikhlasan, ketulusan dan pastinya bantuan Tuhan YME, Allah SWT. Aaamiin.

Berita Terkini