Luhut Bikin SBY dan Elit Demokrat Tertawa Gegara Lawakannya Tuding AHY Kampungan

Senin, 24 Juli 2023 13:29
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan saat di Banggar DPR. (Foto: tangkapan layar) tangkapan layar

HELOINDONESIA.COM - Kata kampungan belakangan menjadi tenar. Itu terjadi setelah kata kampungan keluar dari mulut Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi. Yang dituju adalah AHY.

Lantas oleh kritikus Faizal Assegaf dipandang, ucapan kata kampungan yang ditujukan kepada AHY itu disebut sebagai lawakan Luhut yang membikin SBY dan elit Demokrat tertawa.

Hal itu bisa dibaca dalam tulisan Faizal Assegaf yang penuh kritik, dengan judul: Pak Tua Luhut & AHY, Berdebat Kampungan…! Tulisan itu diunggah via akunnya @faizalassegaf di Twitter.

Faizal Assegaf memulai dengan suasana sinisme. “Akting sangar, sok jagoan seolah bakat dan sekaligus hobi Luhut Binsar Panjaitan. Modus minim senyum, Pak Tua getol beradegan mata melotot pada mereka yang berbeda politik,” tulisnya.

Baca juga: The Power of Emak-emak Gerebek Pesta Sabu di Kota Jambi: Tengok Pak Kapolri, ke Mana Anak Buahmu!

Selanjutnya, masih dengan deskripsi lanjutan, dia mengatkan, sikap arogansi Luhut sudah menjadi watak. Ihwal norak dan tendensius tersebut, acap kali muncul merusak nurani dan akal sehat publik. Norak lantaran makin tua, martabat kian merosot.

“Dengan setumpuk jabatan, Luhut merasa paling perkasa. Berbicara semaunya. Hantam sana, hajar sini, demi memuluskan aneka hajat. Wajar menyulut amarah dan kebencian rakyat,” tulisnya.

Kritik Faizal yang keras berlanjut, kata dia, Luhut ngotot memaksa sederet kebijakan yang dinilai culas dan tidak adil. Tentang skandal lahan sawit, subsidi kendaraan listrik, nyerocos Capres harus orang Jawa, intrik kudeta Golkar dan masih banyak lagi.

Baca juga: Gol Vinicius Akhirnya Membawa Real Madrid Menang Setelah Sempat Tertinggal Dua Gol dari AC Milan

Yang terbaru dan memicu pro-kontra, kata Faizal, Luhut tiba-tiba nongol menuding AHY Ketum Demokrat kampungan. Sentilan itu terkait respon Luhut soal partai Demokrat yang tengah berperkara di Mahkamah Agung (MA).

“Walhasil, saling baku hantam opini terjadi antara Luhut, AHY dan loyalis Demokrat. Sikap Luhut dinilai sangat lancang dan kurang ajar. Lantaran selaku Menko Marves terlibat obok-obok partai,” tulisnya.

Sebaliknya, Luhut mungkin merasa selaku politisi Golkar dan sekaligus tukang pukul Istana. Terusik karena AHY menuduh rezim Jokowi berupaya menjegal Demokrat melalui tangan MA.

Baca juga: Airlangga Digoyang, Kalkulasi Peluang Alzier di Beringin Lampung

Walhasil, Luhut hangus digoreng. Disebut jauh lebih kampungan dari AHY. Setidaknya, Luhut kali ini turun ke level paling terendah. Pak tua terlibat debat kusir dengan kaum muda jejaring medsos.

“Tentu saja bikin SBY dan para elite Demokrat tertawa, melihat lawakan politik Luhut. Mestinya, Luhut tahu diri, menjadi tua wajib bersikap lembut dan bijak. Bukan tambah ganas dan kampungan,” tandas Faizal Assegaf.

“Mirip lagu yang terkenal di kalangan anak-anak muda: Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi-jadi,” tulis Faizal Assegaf di akhir opininya. (*)

(Winoto Anung)

Berita Terkini