Helo Indonesia

Curhatan Nyeseknya Lulusan Teknik Mesin UI 2022 Kalah dengan Lulusan STM Saat Melamar Kerja di PT PAL

Winoto Anung - Ragam
Selasa, 30 Mei 2023 16:53
    Bagikan  
Pelamar Kerja
Ist

Pelamar Kerja - Pelamar Kerja. Sebuah ilustrasi. (Foto: ist)

HELOINDONESIA.COM - Curhatan mengungkapkan nyeseknya seorang lulusan Teknik Mesi UI 2022, muncul di medsos. Dia mengaku dikalahkan pria lulusan STM saat tes melamar kerja di PT PAL, yang kiranya merupakan perusahaan BUMN.

Sarjana lulusan Teknik Mesik UI (Universitas Indonesia) ini mengaku stress, bagaimana bisa lulusan perguruan tinggi terkenal kalah dengan lulusan STM. Bahkan, dia bersama 15 teman lainnya yang kalah saing dengan lulusan STM itu.

Hal itu terungkap dalam unggahan di twitter oleh seorang dengan akun @GerryS yang dilihat Selasa 30 Mei ini. Akun ini membaca itu, lalu meng-capture curhatan tersebut, tanpa menyebut nama orang yang mengaku lulusan UI tersebut.

Selum mengunggah capture curhatan tersebut @GerryS yang namanya Gerry Soejatman yang ternyata pengamat penerbangan, memberi pengantar sedikit yang memberikan arahan soal ijazah, lulusan, dan lainnya.

Baca juga: Biksu Thudong Disambut Hangat Saat Istirahat di Mushola, Ganjar: Cerminan Keramahan Indonesia

“Gua baca ini mau ketawa takut dosa. Ijazah itu penting, tapi pengalaman, pemahaman dan attitude itu jauh lebih penting,” tulis Gerry Soejatman (@GerryS).

Lulusan UI itu merasa stres lantaran tidak diterima di PT PAL Indonesia (Persero) karena, dalam tulisan curhatan itu dia merasa dikalahkan bapak-bapak lulusan STM, tapi punya sertifikat welding dan pengalaman kerja di Italia, yhakni Fincantieri.

"Bener-bener stress dan gak bisa diteima akal sih, ceritanya saya melamar kerja di PT PAL. Saya lulusan UI Teknik Mesin 2022. Saya beserta teman-teman ada 15 orang tapi dikalahin sama bapak-bapak umur 30-an. Bapaknya juga hanya lulusan STM + sertifikat Welding dan pengalaman kerja di Italia Eropa tepatnya di Fincantieri katanya," bunyi tulisan capture yang diunggah @GerryS.

Pelamar yang ngaku lulusan UI itu mengungkapkan rasa nyesek karena lulusan STM tersebut malah langsung nego gaji tanpa training. Menurutnya ini makin tak masuk akal, lulusan UI kalah dari lulusan STM.

Baca juga: PKB Diincar PDIP, Gerindra Bisa Kehilangan Mitra Koalisi Hingga Prabowo Akan Gagal Jadi Capres

"Gak masuk akal banget lulusan UI kalah sama lulusan STM, walau oke sih bapaknya punya pengalaman kerja di Eropa. Apakah perusahaan sekarang tidak percaya pada sarjana-sarjana di negara sendiri ya, ini malah bapak-bapak ijazah cuma STM diterima," bunyi tulisan dari lulusan UI itu.

Gerry Soejatman (@GerryS) kemudian memberi komentar atas tulisan itu, Menurutnya banyak yang salah fokus kepada beberapa hal.

“Yang pertama, "UI begini", nggak! Salah itu! Gak cuman almamater UI yang begitu. Saya kenal beberapa rekan lulusan UI (termasuk engineering, cuman lupa what kind of engineering), dan ya yang expert, emang mantap, termasuk dari PT lainnya,” tulisanya.

}Yang kedua, "anak2 jaman sekarang rata2 begini", ini ada benarnya tetapi bukan absolut yah... Yang ketiga, banyak yang merasa tidak nyaman dengan perumpamaan saya menggunakan janda dan gadis, tapi lupa baca bagian terakhir, "its not about status"m” tulisnya.

Baca juga: Libur Panjang Masih Bingung Mau Kemana? Yuk Cek Daftar Event dari Menparekraf Berikut Ini

Menurutnya, Tidak ada yang lebih rendah hanya karena status. Again, your value is about experience, knowledge and attitude. And your effort must be rightly placed, backed by knowledge, and with made with the right moves. (*)
(Winoto Anung)