HELOINDONESIA.COM - Ada alasan mengapa meracik aromaterapi atau art of blending aromatherapyu disebut seni.
Sebab setiap orang bisa berbeda-beda dan setiap orang bisa mengeksplore untuk kebutuhan pribadi atau untuk usaha spa-nya.
Dian SS Maulana Said dari Indonesia Wellness Spa Association (IWSPA) dikutip dari YouTube Indonesia Wellnesst Tourism International Festival (IWTIF) pada Rabu (18/12/2024) mengatakan, racikan dari aromaterapi merupakan pencampuran minyak atsiri pada perawatan spa.
“Racikan ini dapat digunakan dengan cara dihirup atau inhalasi, diteteskan pada tungku pemanas atau diffuser, ditambahkan pada minyak pijat atau diteteskan pada bak berendam tubuh dan kaki,” ujarnya.
Baca juga: Perempat Final Carabao Cup 2024-2025 : Arsenal vs Crystal palace, Dimulai Pukul 02.30 WIB
Bisa juga, lanjutnya, ditambahkan pada perawatan tubuh dan wajah atau dicampurkan ke dalam air hangat untuk dikompres dengan handuk lembab pada tubuh.
“Ini untuk meremind. Karena dari kita pasti udah tidak asing lagi dengan aromaterapi. Terapi dari aromaterapi bisa menggunakan aroma yang dapat diaplikasikan melalui kulit ataupun penciuman,” paparnya.
Namun demikian, lanjutnya, ketika bicara aromaterapi tidak lupa minyak atsiri. Karena minyak atsiri juga ada minyak pembawanya atau carrier oil-nya.
Dikatakan Dian, minyak atsiri adalah ekstrak pekat dari bagian tumbuhan atau tanaman yang diperoleh melalui satu proses penyulingan.
Baca juga: Wali Kota Arifin Sebut Perayaan Natal dan Tahun Baru Berjalan Aman, Damai dan Bahagia
Menurutnya, bagian tumbuhan yang diekstrak dapat berupa akar, daun, batang, bunga, kulit, buah, biji dan rimpang. Bahan-bahan itu mengandung beberapa senyawa yang berpotensi dalam meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh.
Diungkapkan Dian, jenis minyak atsiri khas Indonesia antara lain dan yang sudah banyak diketahui adalah kayu cendana, nilam, kenanga, pala, kayu manis, akar wangi, cengkeh, melati, adas, jahe, serai dan minyak kayu putih.
Sementara minyak atsiri dari negara lain umumnya lavender, Caharmomile, Rosemary, Rosewood, neroli, bergomot, geranium, tea tree, clary sage cypres, euchalyptus dan banyak lainnya.
Meski demikian, untuk meracik minyak atsiri, baik dari dalam maupun luar negeri, diperlukan minyak dasar.
Baca juga: Ini Realisasi DD Tahun Anggaran 2024 Tiyuh Murni Jaya
Ini adalah minyak yang digunakan sebagai pengencer minyak atsiri. Di antaranya minyak jojoba, minyak zaitun (Olive oil), minyak kelapa (Coconut Oil), minyak jagung (Corn oil), minyak kedelai (Soya oil), minyak biji bunga matahari (Sunflower oil), minyak Kanola (Canola oil), dan minyak biji anggur (Grapeseed oil).
