Helo Indonesia

Prinsip Hidup Masyarakat Papua dalam Menjaga Kesehatan dan Kebersamaan Antarumat Beragama

M. Haikal - Ragam
Selasa, 30 September 2025 18:40
    Bagikan  
Papua
Foto: tangkapan layar

Papua - Salah satu suku di Papua.

HELOINDONESIA.COM - Budaya kesehatan masyarakat Papua atau etnaprana Papua sangat terkait dengan kepercayaan dan tradisi lokal.

Mereka memiliki pandangan unik tentang kondisi tubuh mereka. Apakah dalam keadaan sehat atau sakit.

Yang menarik, kondisi mereka itu kerap kali dikaitkan dengan kekuatan supranatural atau gangguan roh jahat.

Trainer sekaligus assesor Spa Wellness Yoyoh Rohmah Tambera dalam webinar Indonesia Wellness Tourism International Festival (IWTIF) pada pekan lalu mengungkapkan etnaprana Papua filosofinya yaitu 3 batu 1 tungku.

Baca juga: Pendaftaran Ditutup, Sujarwanto Bacalon Tunggal Ketua Umum KONI Jateng 2025-2029

"Ini mendeskripsikan prinsip hidup masyarakat Papua dalam menjaga kesehatan dan kebersamaan hidup," papar Yoyoh .

Filosofi itu juga, menurut Yoyoh, terkait dengan penghormatan yang tinggi terhadap pentingnya kerukunan hidup antarumat beragama.

"Ada sinergi yang harmonis dengan tiga elemen masyarakat dalam pembangunan itu serba tiga. Serba tiga, sebagaimana filosofi tersebut," tambah Yoyoh.

Dari berbagai sumber yang didapat, ada beberapa aspek penting dalam budaya kesehatan masyarakat Papua.

Baca juga: Rumah Depan Disdukcapil Provinsi Porak Poranda Dihajar Angin Kencang

Pertama, Konsep Sehat dan Sakit.

Masyarakat Papua percaya bahwa sehat dan sakit terkait dengan keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan lingkungan.

Mereka juga percaya bahwa penyakit dapat disebabkan oleh gangguan roh jahat, buatan orang, atau melanggar pantangan adat.

Kedua, Pengobatan Tradisional.

Masyarakat Papua menggunakan pengobatan tradisional yang melibatkan dukun, ramuan herbal, dan ritual.

Dukun memainkan peran penting dalam proses pengobatan, dan mereka menggunakan pengetahuan turun-temurun untuk menyembuhkan penyakit.

Baca juga: Tingkatkan Kompetensi ASN, Pemprov Lampung Jajaki Kerjasama Dengan Universitas Saburai

Ketiga, Peran Dukun.

Dukun merupakan figur penting dalam budaya kesehatan masyarakat Papua. Mereka tidak hanya mengobati penyakit fisik, tetapi juga masalah spiritual dan sosial.

Keempat, Pantangan dan Aturan Adat.

Masyarakat Papua memiliki pantangan dan aturan adat yang terkait dengan kesehatan, seperti pantangan makan tertentu selama kehamilan atau setelah melahirkan.

Kelima, Keterlibatan Masyarakat.

Keterlibatan masyarakat dan tokoh adat sangat penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat Papua. Program kesehatan yang efektif harus mempertimbangkan budaya dan kepercayaan lokal.