HELOINDONESIA.COM - Polusi udara dapat memberikan dampak yang sangat berbahaya pada kesehatan manusia. Beberapa bulan belakangan, polusi udara Ibu Kota Jakarta tercatat masuk kategori berbahaya.
Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mengurangi kadar polusi di Ibu Kota. Namun demikian, peran serta masyarakat juga dibutuhkan untuk mengatasi hal ini.
Bagi Anda yang tinggal di perkotaan atau memiliki rumah di dekat jalan raya, ada baiknya Anda memelihara tanaman yang mampu mengisap polusi udara.
Tumbuhan tertentu terbukti dapat menyerap racun sehingga dapat meningkatkan kualitas udara dalam ruangan dan sekitar rumah.
Tumbuhan memainkan peran penting dalam mengurangi kandungan CO2 di atmosfer melalui fotosintesis. Pengurangan kandungan CO2 atmosfer ini memiliki peran penting dalam pengurangan efek rumah kaca dan perubahan iklim.
Pepohonan yang ditanam juga mengurangi intensitas radiasi pengion dan kebisingan di berbagai kawasan perkotaan dan industri. Ini mencegah terjadinya suhu yang lebih hangat yang merangsang produksi polutan yang mudah menguap ke atmosfer.
Untuk kamu yang ingin membuat rumah jadi lebih asri sekaligus meningkatkan produksi udara bersih di lingkungan, ada beberapa tanaman yang mampu mengisap polusi udara berikut ini:
1. Tanaman Ivy
Tanaman ini memiliki daun dengan permukaan yang besar sehingga memberikan peranan pada pemurnian udara. Tanaman Ivy dapat memompa oksigen dalam jumlah yang baik ke atmosfer sehingga menyegarkan udara.
Baca juga: Hindari Polusi, Orang Tua Dihimbau Tak Sering Ajak Balita Beraktivitas di Luar Rumah
2. Lady’s Mantle
Lady’s mantle memiliki daun berbulu yang pada akhirnya mengurangi tingkat nitrogen dioksida di udara dan juga menjebak partikel berbahaya. Itulah sebabnya mengapa lady’s mantle merupakan pilihan ideal lainnya untuk membersihkan udara di sekitar kita.
3. Tanaman Karet
Tanaman karet dapat meningkatkan produksi udara bersih karena permukaan daunnya yang besar bertindak sebagai spons dan menyerap bahan kimia keras kemudian memecahnya. Tanaman ini telah terbukti menyerap karbon dioksida dan mengubahnya menjadi oksigen yang baik untuk kesehatan.
4. Peace Lily
Peace lily dapat meningkatkan kualitas udara dalam ruangan hingga 60 persen. Tumbuhan ini menyerap spora kapang yang biasanya muncul dari debu di dalamnya.
Tanaman ini dapat mengurangi tingkat spora jamur dengan menyerapnya sebagai makanan. Peace lily juga dapat bermanfaat di area dengan kelembapan tinggi, seperti misalnya di kamar mandi berkat kemampuannya mencegah jamur.
5. Dracaena
Tanaman dracaena telah terbukti menjadi salah satu penyaring udara yang paling efektif. Dracaena dapat menghilangkan formaldehida, benzena, trikloroetilen, dan karbon dioksida yang semuanya terkait dengan masalah kesehatan.
Tanaman dracaena juga cenderung meningkatkan kelembapan ruangan yang pada gilirannya membantu mengendalikan gangguan pernapasan.
6. Pakis Boston
Selain menjadi filter udara alami, Pakis Boston dapat mengembalikan kelembapan alami ke udara. Faktanya, tanaman ini terbukti efektif untuk orang dengan kulit kering atau hidung atau tenggorokan yang sensitif pada udara lembap.
Baca juga: Studi: Tak Hanya Membahayakan Kesehatan, Polusi Udara juga Bisa Meningkatkan Tindak Kejahatan
7. Lidah Buaya
Tanaman lidah buaya selama ini dikenal baik untuk sengatan matahari ataupun kondisi kulit sensitif. Gel di dalam lidah buaya mengandung anti bakteri alami yang dikemas dengan vitamin.
Selain itu, tanaman ini juga bertindak sebagai pembersih udara alami dan mengurangi bahan kimia beracun termasuk formaldehida dan benzena.
8. Spider Plant
Spider plant adalah antioksidan alami karena secara efektif menghilangkan amonia, benzena, formaldehida, dan xilena yang merupakan bahan kimia keras yang muncul dari produk pembersih dan furniture.
Tanaman ini sangat mudah tumbuh dan dengan cepat meningkatkan kualitas udara sehingga baik ditempatkan di dalam ruangan.
