✕

Pramuka SMAN 01 Batu Putih: Menempa Pemimpin Muda dari Lapangan Hijau

Sabtu, 25 Juli 2026 07:55
Aksi Pramuka SMAN 01 Batu Putih, Tubaba HELO LAMPUNG

MENTARI pagi baru saja menghangatkan hamparan lapangan hijau SMAN 01 Batu Putih ketika ratusan anggota Pramuka Penegak berbaris rapi di Jl. Poros Tiyuh Toto katon No.361 Kecamaran Batu Putih Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Jumat (24/7/2026). 

Seragam cokelat yang dikenakan dengan bangga, dipadu kacu merah putih yang melingkar di leher, menjadi simbol kesiapan mereka memasuki babak baru dalam perjalanan kepramukaan melalui kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA).

Suara aba-aba bersahutan dengan pekikan yel-yel yang menggema, memecah keheningan pagi. Langkah kaki yang serempak bukan sekadar barisan, melainkan cerminan tekad para generasi muda untuk belajar menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, dan bertanggung jawab.

Di tengah semangat yang membuncah itu, Pembina Pramuka SMAN 01 Batu Putih, Ferdi, hadir memberikan arahan. Dengan penuh ketulusan, ia mengingatkan bahwa Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler atau rutinitas mingguan.

Pramuka adalah ruang pembelajaran kehidupan, tempat setiap anggota ditempa menjadi manusia yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

"Kepemimpinan tidak lahir dari kenyamanan, tetapi dari keberanian untuk melangkah, bekerja sama, dan terus melampaui batas kemampuan diri," pesannya, yang disambut tepuk tangan para peserta. 

Kalimat itu seolah menjadi api yang menyala di dalam dada setiap peserta. Mereka memahami bahwa seorang pemimpin bukanlah sosok yang paling kuat, melainkan mereka yang mampu menguatkan orang lain, memberi teladan, dan tetap berdiri teguh ketika menghadapi tantangan.

Gapura bambu yang berdiri di pintu masuk perkemahan, dihiasi kibaran bendera Ambalan dan Sang Saka Merah Putih, menjadi simbol gerbang menuju proses pendewasaan.

Di balik simpul-simpul tali yang dirangkai dengan teliti, para peserta belajar bahwa setiap ikatan memiliki makna: persatuan, kepercayaan, dan kebersamaan.

Setiap permainan, latihan, hingga diskusi kelompok bukan hanya menguji ketangkasan, tetapi juga melatih kemampuan berkomunikasi, menyelesaikan persoalan, dan mengambil keputusan. Di sanalah kepemimpinan tumbuh, bukan melalui teori, melainkan dari pengalaman yang dijalani bersama. 

Penerimaan Tamu Ambalan akhirnya menjadi lebih dari sekadar tradisi tahunan. Ia menjelma menjadi perjalanan untuk mengenal diri, membangun karakter, dan menumbuhkan semangat mengabdi.

Dari lapangan hijau SMAN 01 Batu Putih, benih-benih pemimpin masa depan mulai bertunas—generasi yang siap melangkah dengan keberanian, menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, serta membawa semangat gotong royong ke mana pun mereka mengabdi.

Sebab sejatinya, Pramuka bukan hanya tentang tali, tongkat, atau seragam cokelat. Pramuka adalah sekolah kehidupan, tempat lahirnya insan-insan muda yang kelak akan menerangi masa depan bangsa. ***

Penulis Mellysa Rizki

Berita Terkini