LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Rencana, Komisi V DPR RI akan memanggil Dirjen Hubla, Dirut BKI, Dirut ASDP dalam rapat kerjanya pekan depan terkait banyaknya kecelakaan kapal penumpang belakangan ini, terakhir KMP Batumandi jelang merapat ke Dermaga Merak beberapa hari lalu
Menurut Mukhlis Basri, SH alias MB, komisinya, Komisi V DPR RI, Indonesia dalam "darurat" keamanan kapal motor penyeberangan (KMP). Komisinya akan menyepakati audit kelaikan seluruh penyeberangan Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, dan kapal wisata Labuan Bajo.
Lainnya, evaluasi moratorium izin berlayar kapal penumpang umur >30 tahun, perkuatan VTS (Vessel Traffic Service) di Tuban, Selat Sunda, dan Selat Bali, dan terakhir pembentukan Tim Investigasi Independen Kecelakaan 2026, ujar wakil rakyat dari Dapil 1 Lampung itu.
Baca juga: Bongkar Keanehan Pengelolaan Kapal Penumpang, Mukhlis Basri Dukung Investigasi Polri
Menurut Mukhlis Basri, langkah tersebut penting, demi keselamatan para penumpang kapal. "Keselamatan adalah nyawa. Negara tidak boleh kalah oleh pemilik kapal nakal," ujarnya. Kata dia, Komisi V akan mengawal sampai tuntas permasalahan ini.
Sebelumnya, mantan bupati Lampung Barat ini membongkar permasalahan KMP yang telah memakan 3.607 korban, 239 meninggal dan 203 hilang dari Januari hingga September 2026.
Misalnya, katanya, keberadaan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) sebagai satu-satunya pemberi sertifikat kelaikan. Dia mempertanyakan bagaimana bisa kapal berusia 39 tahun seperti Virgo Transport 8 bisa tetap dapat sertifikat dan izin berlayar?
Tentang terbakar dan tenggelamnya KMP Batumandi di Selat Sunda, Selasa (20/10/2026), MB melihat bukan musibah tunggal. "Ini adalah kegagalan sistem," tandasnya kepada Heloindonesia.com, Kamis (22/10/2026).
Menurutnya, tragedi KMP Batumandi membuktikan lemahnya pengawasan. Pada bulan Maret lalu di Pelabuhan Merak, MB telah mengingatkan agar kapal harus layak jalan dan harus ada kapal besar seperti Portlink III kapasitas 350 mobil untuk hindari penumpukan.
KMP Batumandi, terbakar, tenggelam, dan terguling.
DAFTAR KECELAKAAN KAPAL
Juli 2026
1. KM Nurul Salsa tenggelam di Kepulauan Selayar pada Agustus 2026.
2. KMP Mutiara Sentosa II terbakar di Sumenep & KMP Putri Yasmin terbakar di Lombok pada 13 September 2026.
3. KMP Virgo Transport 8 (usia 39 tahun) karam di Laut Jawa pada 7 Oktober 2026.
4. MV Khatulistiwa 8 tabrakan dengan tongkang di Tuban, 1 Mualim hilang pada 13 Oktober 2026.
5. KM Feronia tenggelam di Labuan Bajo, 1 Dive Master hilang pada 17 Oktober 2026.
6. KM Prima Sentosa terbakar di Bengkulu, 26 kru selamat pada 20 Oktober 2026:
7. KMP Batumandi terbakar di Merak.(HBM)