Helo Indonesia

Rahasia Oking, Sanak Pekon jak Ujung Pesisir Samudera Meraih Bintang

Herman Batin Mangku - Hiburan -> Selebriti
Rabu, 5 November 2025 20:25
    Bagikan  
PROFIL
HELO LAMPUNG

PROFIL - Dr. Adv. KRT. Oking Ganda Miharja, SH., MH

OKING—nama yang terdengar sederhana namun mudah melekat di ingatan. Itulah sapaan akrab untuk Oking Ganda Miharja, putra daerah yang lahir di antara pesisir Samudera Hindia dan rimbunnya pegunungan TNBBS, tepatnya di Pugung Penengahan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, pada 5 Juli 1975. Kini, namanya tidak hanya dikenal di kampung halaman, tetapi telah menasional. Terbaru, ia resmi menyandang gelar doktor.

Beberapa tahun terakhir, saya mengikuti perjalanan karier dan pendidikannya. Langkahnya terbilang konsisten: membangun jaringan, menimba ilmu, dan memperkuat peran di berbagai bidang hingga dipercaya menjadi tenaga ahli di tingkat nasional serta mendirikan dan memimpin Dewan Pimpinan Nasional Persatuan Advokasi Indonesia (DPN PERSADIN) yang terus berkembang ke berbagai daerah.

undefined

Ada dua rahasia yang jadi “rumus hidup” yang ia bawa dari kampung untuk menapak jauh ke pusat-pusat jejaring nasional. Keduanya pula yang membuatnya kerap menjadi tempat singgah banyak kalangan—mulai dari elite politik, pejabat, pengusaha, hingga masyarakat biasa, tua maupun muda. Rumus itu adalah silaturahmi dan filosofi SJS: sekicik, jejama, sebagi.

Baginya, tak ada hari tanpa silaturahmi. Di media sosial—WhatsApp, Instagram—hampir setiap hari muncul potret dirinya hadir dan bercengkerama dari satu tempat ke tempat lain. Dari obrolan sederhana, lahir gagasan, peluang kolaborasi, bahkan kerja-kerja besar. Kadang, silaturahmi itu juga bersinggungan dengan dinamika peran informal dalam berbagai sektor.

Pengalamannya sebagai wartawan mengajarkannya satu hal: persoalan sebesar apa pun dapat dicari titik temu melalui SJSsekicik (bicara), jejama (bersama), dan sebagi (berbagi). Intinya: duduk, berunding, mencari solusi.

Kedua prinsip itulah yang mengantarkannya melangkah jauh. Dari “sanak pekon” di pesisir, ia menjelma menjadi figur yang dipercaya, baik di ranah profesi, organisasi, hingga akademik. Puncaknya, pada Jumat (31/01/2025), ia meraih gelar doktor ilmu hukum dari Universitas Jayabaya, Jakarta.

Kini, ia menyematkan namanya lengkap:
Dr. Adv. KRT. Oking Ganda Miharja, SH., MH. Dan saat ini menjabat:

  1. Komisaris Independen BUMN PT Injourney Aviation Service Hospitality (IASH).
  2. Tenaga Ahli Komisi V DPR RI.

Sebelumnya ia pernah mengemban berbagai posisi strategis, antara lain:

  • Tenaga Ahli Komisi I DPR RI (2019–2024)
  • Tenaga Ahli Bupati Lampung Utara (2023–2024)
  • Tenaga Ahli Komisaris AJB Bumiputera 1912
  • Staf Ahli Bupati Lampung Utara (2009–2014)
  • Sekretaris Pribadi Bupati Lampung Barat (2007–2017)
  • Staf ekspor–impor PT Ekadharma Tape Industries, Tbk (1996–2000)

Di ranah politik, ia juga pernah melangkah:

  • Calon Bupati Pesisir Barat (Pilkada 2015)
  • Ketua DPC PDI Perjuangan Pesisir Barat (2015–2019)
  • Ketua DPD Banteng Muda Indonesia Provinsi Lampung (2013–2017)
  • Calon Anggota DPD RI (Pemilu 2019)

Daftar pengalaman organisasinya sesungguhnya jauh lebih panjang. Namun, yang ingin saya garis bawahi hanya satu: silaturahmi dan SJS adalah bekalnya. Meski, jujur saja, saya sendiri belum sepenuhnya merasakan "kehebatan" rumus itu darinya.

Mungkin rumus itu ia jalankan untuk ruang dan momen tertentu dalam proses meraih bintang, berlaku mungkin untuk orang lain. Bagaimanapun, saya turut berbahagia dan bangga atas pencapaian yang diraihnya. Sukses selalu, Adinda Kahud. Mari kita tutup tulisan ini dengan pantun:

Di taman ada bunga melati,
Harumnya semerbak sampai ke sudut.
Doktor memberi gagasan berarti,
SJS berjalan bersama Oking Kahud.

(Herman Batin Mangku)