Helo Indonesia

Sejarah Para Profesor dan Antropolog Menemukenali 15 Jenis Spa Wellness di Indonesia

Sabtu, 8 Februari 2025 22:38
    Bagikan  
Spa wellness
Foto: tangkapan layar

Spa wellness - Ketika ingin terjun dalam bisnis ini harus menjiwai sehingga mendapatkan fashionnya.

HELOINDONESIA.COM -Tradisi kecantikan dan kebugaran tradisional itu sesuatu yang sangat menarik hati.

Ketika ingin terjun dalam bisnis ini harus menjiwai sehingga mendapatkan fashionnya.

Demikian dipaparkan trainer sekaligus pengusaha di bidang spa wellness, Yoyoh Rohmah Tambera seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Jumat (7/2/2025).

"Saya bergerak di dunia kecantikan itu sejak tahun 1987. Saat itu anak saya baru lahir," ujar Yoyoh.

Baca juga: Pilar Ajak Warga Dukung Produk Lokal Tangsel di Ajang INACRAFT 2025

Menurut Yoyoh, ketika kita mengenal kata spa itu identik dengan sehat. Pakai air. Dulu orang belum tahu tentang lulur tetapi sekarang semua tahu tentang lulur.

"Bahkan lulur sudah menjadi sesuatu yang sangat dikenal di luar negeri. Bali sebagai the best in the world itu juga sangat mengangkat nama spa

Sehingga Indonesia berkembang sangat luas nah berangkat dari themesnya atau terkenalnya, spa tersebut maka beberapa tahun yang lalu, founder Board of Etna Lourda Hutagalung bersama dengan kementerian pariwisata mengenalkan spa wellness.

Yoyoh tertarik pada spa wellness setelah para profesor dan antropolog menemukenali 15 jenis spa wellness yang ada di Indonesia.

Baca juga: Menteri Fadli Zon di HPN 2025 Kalsel Ungkap Relevansi Tugas Wartawan dengan Peradaban Budaya Indonesia

Kemudian, para ahli tersebut tergabung Indonesia Wellness Master Association (IWMA) dengan dedikasi yang tinggi menggali etnowellness Nusantara atau yang kini disebut ETNA.

"Salah satu spa wellness bernama Kusuk berasal dari Batak yang ditemukan oleh Prof Rusmin Tumanggor," jelasnya.

Menurut Yoyoh, dalam menggali tentang spa wellness bukan sesuatu yang mudah.

"Teman-teman yang tergabung dalam Indonesia Wellness Master Association (IWMA) berjuang, mulai mengumpulkan para dukun mempelajari betul apakah berfungsi atau tidak dan lain sebagainya," paparnya.

Baca juga: PT ASM Cemari Lingkungan, Permukiman Berdebu Hitam dan Warga Batuk

Menurut Yoyoh, siapa yang nggak kenal Indonesia dengan segala macam kekayaan alamnya.

"Negara kita dijajah sekian lama ya, 350 tahun. Bayangkan berarti berapa generasi itu kemudian dijajah lagi tiga setengah tahun, karena apa? Karena kekayaan dengan rempah-rempahnya," papar Yoyoh.

Dia menambahkan bahwa tercatat Indonesia mempunyai 35.000 jenis tumbuhan dan menempati urutan keempat di dunia untuk tumbuhan daratnya atau floranya.

"Rangking pertama ditempati oleh Brazil, lalu Colombia dan seterusnya. Jadi Indonesia menempati urutan ke-4 di dunia untuk jenis tanamannya. Sementara menempati urutan ketiga untuk jumlah faunanya setelah Kolombia dan Brazil," ungkap Yoyoh.

Data tersebut, sebut Yoyoh, ditulis oleh Joko, dosen dari UGM pada tahun 2012. "Jadi tidak mengecap begitu saja ya. Ini adalah sesuatu yang sudah ada jurnalnya bahwa Indonesia itu segitu hebatnya," paparnya.

Baca juga: Lagi, Tembok Pelabuhan Panjang Penyebab Banjir 2 Kelurahan

Kekayaan floran dan fauna Indonesia ini akan akan dimanfaatkan oleh para masyarakat setempat.

Jadi menurut adat istiadat setempat dimanfaatkan zaman dahulu kan belum banyak dokter belum tergali dokter. Tapi itu merupakan salah satu alternatif untuk kesehatan. Nah karena kita bicara spa tentunya harus disesuaikan dengan kebutuhannya," tandasnya.