HELOINDONESIA.COM - Laga Piala Asia 2023 di penyisihan Grup D di Qatar antara Indonesia vs Vietnam benar-benar menjadi laga hidup mati.
Indonesia akhirnya berhasil memenangi laga itu dengan skor 0-1 melalui tendangan penalti Asnawi Mangkualam dimenit ke-42.
Terkait laga itu pelatih Vietnam, Philippe Troussier mengungkap kekecewaannya atas kekalahan anak asuhnya dalam laga itu.
"Saya kecewa dengan kekalahan ini. Hasil hari ini membuat kami tidak mungkin melanjutkannya. Namun seluruh tim harus berusaha meraih 3 poin di laga final melawan Irak," pelatih Troussier, Sabtu (20/1/2024).
Baca juga: Piala Asia Futsal 2024: Indonesia vs Afganistan, Berikut Jadwal dan Siarannya
Meski demikan pelatih asal Prancis ini mengaku puas dengan pemainan anak asuhnya di babak kedua, terutama soal mental.
Para pemain berjuang, meski lawan telah mencetak gol dalam situasi penalti seperti itu.
Para pemain tetap bekerja keras untuk menemukan gol kembali, seluruh tim juga bermain keras dalam situasi serangan balik lawan.
"Sehingga pertahanan tetap seimbang. Beberapa pemain telah tampil baik dan inilah poin yang saya akui."
Baca juga: Cetak Selusin Gol, Timnas Futsal Indonesia Libas Makau Pada Kualifikasi Piala Asia 2024
Troussier mengatakan laga ini tidak bisa dibandingkan dengan pertandingan-pertandingan sebelumnya.
"Tim Indonesia saat ini berbeda dengan Indonesia yang kita hadapi di Piala AFF atau SEA Games dulu. Yang jelas ini pertandingan yang sulit," kata Troussier.
Menurutnya, tim Indonesia mempunyai kualitas skuad yang jauh lebih baik dari sebelumnya.
Mereka memiliki tambahan pemain dari Eropa, pertandingan hari ini jelas lebih sulit dari sebelumnya.
Baca juga: Libas Turkmenistan 2-0, Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Piala Asia U-23
Menurut Troussier pertandingan ini merupakan laga yang bagus, pertandingan yang berkualitas.
"Hasilnya ditentukan oleh situasi penalti, kesalahan kecil di area penalti. Ini adalah detail kecil yang mempengaruhi tim," ungkapnya.
Secara khusus, ketika ditanya tentang situasi kesalahan yang menyebabkan penalti Thanh Binh, pelatih Troussier menyampaikan mengajak berbicara tentang pemain bertahan.
"Mari kita bicara tentang para pemain bertahan, termasuk Thanh Binh dan Viet Anh. Selama jeda, saya berdiskusi secara pribadi dengan mereka bagaimana memblokir situasi menyerang. Jelas, di babak kedua, mereka memblokir jauh lebih baik."
Baca juga: Masa Depan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Ditentukan Hasil Piala Asia 2023
Setelah pertandingan, saya berbicara secara pribadi dengan Binh, di babak kedua, Binh berani bermain, berani melakukan konfrontasi.
Menurut Troussier, Binh telah melampaui batas kemampuannya, Binh mempunyai keahlian namun sedikit pemalu dan penakut.
"Saya tidak menyalahkan Binh dan Viet Anh, mereka bermain bagus hampir sepanjang pertandingan. Sepak bola memiliki kelemahan," ujarnya.
Baca juga: Hasil Drawing Piala Asia 2024, Timnas Indonesia Berada di Grup Terberat
Dalam sepak bola selalu ada pemenang dan pecundang, namun ketika Anda sudah berusaha semaksimal mungkin, tidak ada yang perlu disesali atau menundukkan kepala.
"Saya siap kalah, saya tidak menyesali hasilnya, kami mencoba yang terbaik melawan lawan yang kuat."
Troussier mengatakan para pemain Vietnam saling menyemangati untuk bertarung.
Baca juga: Didominasi Pemain Persija, 23 Skuad Garuda Nusantara Diboyong STY ke Piala Asia U-20 di Uzbekistan
"Kami sempat kesulitan ketika harus mengambil penalti di penghujung babak pertama. Saya menghormati keputusan wasit. Di babak kedua, tim Indonesia bermain sangat sengit, namun kami juga beradaptasi dan menciptakan sejumlah peluang namun tidak mampu memanfaatkannya."
Dengan kekalahan 0-1 dari Indonesia, Vietnam harus menjadi tim pertama yang tersingkir di Piala Asia 2023.
