HELOINDONESIA.COM - Pemkab Kediri akhirnya merampungkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati Kediri yang memiliki stantar internasional senilai Rp250 miliar lebih.
Pembangunan tahap I dikucurkan anggaran senilai Rp150 miliar kemudian pada tahap II diperkirakan akan menelan sekitar Rp100 miliar.
Gelora Daha Jayati dibangun sesuai standar Federation Internationale de Football Association (FIFA) yang disebut-sebut akan menjadi kandang bagi Persedikab dan Persik Kediri.
Stadion ini memiliki konsep sport, business, dan entertainment (SBE), Gelora Daha Jayati tidak hanya akan menjadi sarana olahraga saja.
Melainkan, pameran, konser, dan event-event lainnya bisa digelar di tempat dengan kapasitas 15 ribu pengunjung.
Proyek pembangunan stadion dikerjakan oleh PT PP Urban, proyek yang dimulai pada Mei 2023 lalu itu selesai pada Desember 2023 lalu.
Bupati Kabupaten Kediri, Hanindhito Himawan Pramana memastikan pemkab akan melengkapi fasilitas penunjang di sana.
Baca juga: Kumpulan Lirik Lagu dan Yel-yel Suporter Persikmania, Jayati Persik Kediri Pasti Menang
Termasuk membangun akses jalan menuju ke stadion, setidaknya nanti akan ada dua akses jalan utama ke Gelora Daha Jayati.
"Jalan akses juga akan terus dikebut. Rencananya selesai sebelum stadion berfungsi penuh," kata Bupati Hanindhito suatu ketika.
Setelah stadion selesai dibangun kini muncul rencana selanjutnya dari Pemkab Kediri dan Persik Kediri seperti dengan menjali kerjasama dengan perusahaan asal India Skasports Investment.
Baca juga: Digembleng Sebulan Fisik Pemain Persedikab Meningkat, Materi Taktikal Mulai Diberikan Saat Rhamadan
Pengembangan kerjasama itu dimaksutkan untuk tujuan untuk memajukan sektor olahraga khususnya sepak bola di Kediri Raya.
Hanindhito mengatakan jika kerjasama ini akan melibatkan tiga pihak yakni Pemkab Kediri, Persik dan SkaSports Investment asal India
Kerjasama yang dijalan nantinya dalam bentuk public private partnership, sebuah kerja sama yang dilakukan oleh perusahaan tersebut tak hanya kepada Persik, juga dengan Pemkab Kediri.
Kerja sama tersebut akan difokuskan untuk Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ), Dhito belum mau merinci kerja sama seperti apa yang akan dilakukan dengan SkaSports.
Dikatakan, nanti akan ada kerja sama di bidang sport, bisnis, dan entertainment seperti bekerja di bidang restoran, infrastruktur, dan olahraga.
Terpisah, Kapten Persik Arthur Irawan yang juga pemegang saham Persik Kediri menyebut setidaknya ada empat kerja sama yang dilakukan antara Persik dan SkaSports.
Pertama adalah pengembangan aset digital Persik, kerja sama komersial dan pembangunan infrastruktur olahraga.
Kemudian pengembangan nilai olahraga Persik, dan terakhir adalah pengembangan pemain usia muda Persik.
"Ketika berbicara tentang pengembangan Persik, kami berkomitmen untuk tidak melakukan dengan setengah hati," tandas seperti dilansir Radar Kediri, Minggu (17/3/2024).
Lebih lanjut, Arthur juga mengatakan jika kerjasama dengan SkaSports tidak hanya membuka peluang di bidang olahraga.
Baca juga: Persedikab Kembali Merekrut Striker dan Sayap Jelang Hadapi Laga Liga 3 Nasional
Namun juga untuk pengembangan bisnis, dengan tujuan agar Persik tak hanya dikenal di Indonesia, namun hingga ke level internasional.
Tentu saja untuk mencapai ini akan memerlukan kerja keras, terutama dalam meningkatkan kualitas permainan kami di kompetisi. **
