HELOINDONESIA.COM -Hyundai Engineering & Construction mengalahkan Jung Kwanjang dengan skor 3-1 (23-25, 25-15, 25-14, 25-18) di final Turnamen Voli Pro Tongyeong-Dodram Cup 2024 di Tongyeong Gymnasium, Pada 6 Oktober 2024.
Kemenangan ini merupakan yang pertama dalam tiga tahun terakhir sejak 2021 dan kelima dalam sejarah turnamen.
Jung Kwanjang Red Sparks menurunkan starter yang terdiri dari setter Yeom Hye-seon, opposite Megawati Hangestri, outside hitter Vanja Bukilic dan Pyo Seung-ju, middle blocker Park Eun-jin dan Jeong Ho-young, serta libero Noh Ran.
Jujur
Baca juga: Pengakuan Megawati Hangestri Setelah Dua Penampilannya Disorot Ko Hee jin
Sementara itu, Hyundai Engineering & Construction menurunkan setter Kim Da-in, opposite Leticia Moma Basoko (terdaftar sebagai Moma), outside hitter Jeong Ji-yoon dan Wipawi Sitong (terdaftar sebagai Wipawi), middle blocker Yang Hyo-jin dan Lee Da-hyun, serta libero Kim Yeon-gyeon.
Jung Kwanjang menempatkan Bukilic sebagai outside hitter dan merekrut Pyo Seung-ju, sementara Hyundai Engineering & Construction tidak melakukan perubahan dalam susunan timnya untuk musim baru. Hyundai juga mengantisipasi ancaman tinggi badan dan kekuatan serangan Bukilic yang menunjukkan penerimaan stabil.
Sebelum pertandingan, pelatih Hyundai, Kang Seong-hyung, sudah menyiapkan strategi, yakni bahwa Bukilic dan Mega adalah pemain asing yang tidak terduga, dengan tinggi badan dan persentase penerimaan serta keberhasilan yang luar biasa. Ia juga menyoroti tinggi badan middle blocker lawan sebagai tantangan yang harus dihadapi dengan kerja tim.
Cara sehat
Baca juga: 5 Cara Mengubah `Darah Umur Pendek` Menjadi `Darah Umur Panjang`
Meskipun perpindahan pemain dalam liga voli wanita tahun ini cukup aktif, dengan banyak pemain asing baru serta transfer melalui kontrak bebas dan perdagangan. Pelatih Hyundai Engineering & Construction tetap mempertahankan tim inti mereka, namun menyadari perlunya peningkatan dalam beberapa aspek.
Pelatih Jung Kwanjang Red Sparks, Ko Hee-jin, mengakui keunggulan Hyundai yang mempertahankan kekuatan tim. Ia menegaskan timnya harus melawan dengan serangan, blok, dan servis yang baik untuk mengganggu ritme Hyundai.
Pada pertandingan tersebut, Hyundai kalah di set pertama, dan Moma beberapa kali kesulitan melawan Bukilic yang memiliki tinggi 198 cm. Setter Kim Da-in mencoba mengatasi pertahanan lawan dengan memvariasikan serangan melalui Wipawi dan Moma di tengah. Yang Hyo-jin tampil solid dengan distribusi poin yang merata, sementara Jeong Ji-yoon berhasil meningkatkan efektivitas serangan diagonal dari posisi kiri depan.
Jeong Ji-yoon sebelumnya mengungkapkan bahwa dengan kehadiran outside hitter yang tinggi, serangan menjadi lebih penting karena penerimaan sempurna sulit dicapai mengingat servis tim lawan semakin kuat. Tim yang berhasil mengatasi ini akan memiliki peluang lebih besar untuk menang.
Hyundai semakin stabil selama turnamen dan mencapai puncak tanpa melakukan perubahan pemain. Dengan pembukaan V-League pada 19 Oktober mendatang, Hyundai telah menghadapi berbagai tim di turnamen ini sebagai persiapan. Pelatih Kang mengatakan bahwa data dari turnamen ini akan membantu mengurangi kesalahan pada awal musim.
Hyundai Engineering & Construction berencana untuk memanfaatkan serangan cepat dan serangan pipa dengan variasi rute serangan yang lebih luas. Awal yang baik ini memperkuat mereka menjelang musim 2024-25.
Namun meski kalah, Jung KwanJang bisa masuk di final Turnamen Voli Pro Tongyeong-Dodram Cup merupakan catatan sejarah setelah sebelumnya selalu gagal.***
