SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - PSIS Semarang bakal melakoni laga penting dalam partai away pekan ke-22 BRI Liga 1 2023/2024 menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda, Kaltim, pada Sabtu malam ini 9 Desember 2023.
Mahesa Jenar saat ini bertengger di posisi keempat klasemen sementara Liga 1. Dalam lima laga terakhir, pasukan Gilbert Agius tampil perkasa dengan koleksi empat catatan kemenangan dan satu kali imbang.
Melawat ke kandang Borneo FC di Samarinda ini, boleh disebut tantangan meneruskan tren positif akan diuji, apakah akan tunduk atau justru mempermalukan tim tuan rumah.
Baca juga: 90 Badan Publik Diuji Keterbukaan Informasi dalam Uji Publik di USM
Pesut Etam--julukan Borneo FC-- dalam 10 laga terakhir belum pernah kalah. Menariknya, selama tampil di laga kandang tak pernah kalah. Semua laga home dilewati dengan kemenangan, dan cuma sekali seri.
Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius mengatakan timnya harus siap untuk tantangan kali ini.
"Kami menyiapkan laga yang pasti akan sulit, yaitu melawan tim peringkat satu. Borneo sangat tangguh di sini, tidak pernah kalah. Persiapan kami tidak sesuai yang saya mau, tapi mau tidak mau kami harus siap untuk tantangan berat ini untuk mengalahkan mereka," ujarnya dalam jumpa pers, Jumat petang 8 Desember 2023.
Pada partai tandang kali ini, dua pemain pilar PSIS Semarang dipastikan absen. Kedua pemain tersebut yaiti Alfeandra Dewangga Santosa dan Wahyu Prasetyo.
Baca juga: BKKBN Jateng Sebut Peran Media Penting untuk Percepat Turunkan Stunting
Dewangga absen karena akumulasi kartu kuning, sementara Wahyu Prasetyo atau yang akrab disapa Hulk ini, absen karena mengalami cedera pascapertandingan melawan PSS Sleman, 3 Desember 2023 lalu.
Waspada
Dalam pertandingan ini, juru racil asal Malta itu mengaku mewaspadai tiga pemain inti Pesut Etam. Ketiganya adalah Stefano Lilipaly, Willem Jan Pluim, dan Felipe Cadenazzi.
Menurutnya, ketiga pemain ini menjadi ancaman tersendiri bagi PSIS, sehingga persiapan mengantisipasi ketiganya perlu dilakukan.
"Borneo kaya pemain bagus, terutama di depan. Mereka banyak pemain berbahaya. Stefano Lilipaly, Pluim, strikernya dari Argentina juga bagus. Kami tahu betul akan menghadapi tim kuat," kata Gilbert.
Baca juga: Muhammadiyah Sepakat dengan Gagasan Penempatan Pengungsi Rohingya di Tempat Khusus
Seperti diketahui, Stefano Lilipaly merupakan pemain paling berbahaya di kubu Borneo FC saat ini. Pemain naturalisasi tersebut sudah membukukan 9 gol dan 9 assist.
Sementara Wiljan Pluim merupakan gelandang yang didatangkan Borneo FC pada putaran kedua musim ini. Pluim dikenal sebagai salah satu gelandang elite di Liga Indonesia dalam beberapa musim terakhir bersama PSM Makassar.
Sedangkan Felipe Cadenazzi merupakan striker Borneo FC yang juga cukup tajam. (Aji)