HELOINDONESIA.COM -Wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf, menjadi sorotan dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Indonesia dan Bahrain yang berakhir imbang 2-2. Keputusan kontroversialnya, termasuk memperpanjang waktu tambahan hingga menit ke-100 dan mengesahkan gol Bahrain yang diduga offside tanpa memeriksa VAR, membuat Indonesia gagal meraih kemenangan meski sempat unggul 2-1.
Ahmed Al Kaf, yang memulai karirnya pada 2008 dan mendapatkan lisensi FIFA pada 2010, dikenal sering mengeluarkan kartu. Dalam 114 pertandingan, ia telah mengeluarkan 343 kartu kuning dan 10 kartu merah. Penunjukannya sebagai wasit dalam laga ini dipertanyakan karena ia berasal dari Oman, yang berada dalam satu federasi dengan Bahrain.
Kejengkelan yang memuncak
Baca juga: Pemain Asal Kediri Jengkel, Peh Iki Konyol, Wajah Wasit Ahmed Al Kaf Ditaburi Uang
Keputusan-keputusan Al Kaf, termasuk tidak meniup peluit akhir pada menit ke-96 dan mengesahkan gol penyama kedudukan Bahrain pada menit ke-98, memicu protes dari tim dan pendukung Indonesia. Manajer timnas Sumardji bahkan mendapat kartu merah akibat kericuhan di pinggir lapangan.
Protes atas kepemimpinan wasit pun bermunculan hal ini juga disampaikan oleh pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong yang menilai keputusan Ahmed Al Kaf memalukan.P
Piala Dunia di Depan Mata
Baca juga: Jepang Tetap Sempurna di Kualifikasi Piala Dunia, Gasak Saudi 2-0
“Baik Indonesia dan Bahrain melakukan yang terbaik sampai wasit meniup peluit pada menit terakhir. Tapi saya harus tetap menyebut mengenai beberapa hal memalukan terkait keputusan wasit." tegas pelatih kata Pelatih Shin dalam jumpa pers usai pertandingan.
"Jika AFC ingin membangun sepak bola, maka pengambilan keputusan wasit juga harus ditingkatkan,” imbuhnya.
Terkait keputusan wasit , PSSI juga akan mengirimkan surat protes kepada FIFA terkait kepemimpinan wasit Ahmed Al Kaf.
“Ya kita kirim surat protes,” kata anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga, melalui WA dikutip dari Antara