HELOINDONESIA.COM -Setelah Topan Super Yagi memutus aliran listrik di beberapa bagian Tiongkok, khususnya di provinsi Hainan, muncul video viral yang masuk ke Indonesis memperlihatkan warga mendirikan generator di pasar agar orang bisa mengisi daya ponsel mereka. Video ini menunjukkan kerumunan orang yang mengantre untuk mengisi ulang daya ponsel.
Masalahnya bukan hanya karena gangguan listrik, tapi juga akibat dari masyarakat tanpa uang tunai. Banyak orang di Tiongkok tidak membawa uang tunai karena terbiasa menggunakan ponsel untuk melakukan transaksi.
Baca juga: Viral, Kisah Nenek Saripah Hingga Nekat Telanjang di Pengadilan Negeri Tuban
Jadi ketika ponsel mereka kehabisan daya, mereka kesulitan membeli kebutuhan dasar seperti makanan. Tanpa akses ke ponsel, orang-orang tidak bisa melakukan pembayaran digital, yang membuat situasi semakin rumit.
Beberapa orang memuji inisiatif wirausaha warga yang memasang generator, namun ada juga yang menyoroti kelemahan sistem masyarakat tanpa uang tunai ini. Ketergantungan pada teknologi menunjukkan sisi rentan ketika infrastruktur seperti listrik terganggu atau signal internet.
Sebelumnya, Tiongkok diakui sebagai salah satu negara terdepan dalam transaksi tanpa uang tunai, di mana hanya 3,7% uang yang beredar dalam bentuk tunai, berkat aplikasi pembayaran seperti Alipay dan WeChat Pay.**
