Helo Indonesia

20 Dokar Wisata dan Kirab Ogoh-ogoh Semarakkan Moro Borobudur 2024

Minggu, 20 Oktober 2024 14:56
    Bagikan  
20 Dokar Wisata dan Kirab Ogoh-ogoh Semarakkan Moro Borobudur 2024

Kirab dokar wisata dan ogoh-ogoh yang mengundang warga di acara Moro Borobudur 2024. Foto: Ist

MAGELANG, HELOINDONESIA.COM - Ada yang berbeda dalam event tahunan Moro Borobudur di wilayah Kecamatan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, tahun 2024 yang berlangsung di Lapangan Ngargogondo, Sabtu sore 19 Oktober 2024.

Yaitu kemeriahan oleh kehadiran puluhan dokar atau andong yang mengikuti parade bersama pawai ogoh-ogoh. drum band, mobil BW yang melintas di sekitar perempatan Tuksongo, hingga Balkondes Ngargogondo. Mereka ikut menyukseskan acara Moro Borobudur atau Datang ke Borobudur.

Baca juga: Mahasiswa Prodi Pariwisata USM Jalani Kuliah Lapangan di Kawasan Kota Lama

Dokar-dokar yang biasa mangkal di wisata Borobudur itu dihias sedemikian rupa dan mengikuti kirab. Penumpang dokar melambaikan tangan membalas lambaian warga yang menonton atraksi tersebut.

ogih

Warga setempat juga dibuat kagum dengan kreasi ogoh-ogoh (karya seni patung yang diarak untuk pawai). Bentuknya macam-macam ada yang mirip hewan babi hitam dan buto ijo.

''Baru kali ini ada kirab budaya lewat di depan rumah. Ramai sekali suasananya,'' ujar Anis, perempuan warga Ganjuran 1 Tuksongo, wilayah yang berbatasan dengan Ngargondo.

Warga Ganjuran lainnya, Sri, juga senang dengan adanya kirab ini. Beberapa kali dia merekam pawai untuk dijadikan status.

Promosi

Sementara itu, Waspodo, Sekretaris Turangga Jaya (komunitas dokar wisata Borobudur) menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggara Moro Borobudur 2024 yang melibatkan komunikasi dokar dalam parade seni budaya.

''Ini sebagai bentuk membantu kami untuk bisa berpromosi kepada wisatawan yang datang ke Borobudur. Kami tak bisa menampik, jumlah dokar wisata di komplek candi mulai menyusut. Dulu sampai 117 dokar, kini tinggal 50-60 saja yang masih beroperasi,'' kata Podo, panggilan akrabnya.

Menurut Podo, dokar wisata atau ada yang mengatakan sebagai delman/bendi harus bertahan di tengah tantangan zaman. Apalagi, dengan kehadiran mobil VW, sedikit banyak berdampak pada eksistensi dokar.

Berbagai terobosan, kata dia, telah dilakukan dokar wisata Borobudur. Diantaranya menghias dan menggunakan sistem paket wisata.

''Dulu sistemnya pakai waktu, berapa menit atau jam. Sekarang sistem paket wisata. Jadi dokar akan mengantar wisatawan ke spot-spot wisata Borobudur misalnya ke sentra perajin Grabah, lokasi pembuatan mi dari pohon aren atau terkenal dengan Mie Lethek, hingga Punthuk Setumbu untuk menyaksikan matahari terbit,'' tambahnya.

Kegiatan utama Moro Borobudur 2024 yang mengambil tagline ''Road o Moro Borobudur 2025'' itu adalah konser musik kontemporer sejak.petang hingga malam hari. Sejumlah band terkenal dengan lagu-lagu koplo seperti Aftershine dari Sleman dan Pertelon Koplo dari Kota Semarang.

Selain itu, grup musik dari Yogyakarta The Rain, dan Good Morning Everyone dari Semarang. (Aji)