Helo Indonesia

Viral ! Truk Tanah Berkeliaran Tak Kenal Waktu dan Terus Makan Korban, Warga Kosambi Geruduk Langsung ke Tempat Proyek

Jumat, 8 November 2024 14:15
    Bagikan  
Foto
Tangkapan Layar X

Foto - Viral ! Truk Tanah Berkeliaran Tak Kenal Waktu dan Terus Makan Korban, Warga Kosambi Geruduk Langsung ke Tempat Proyek

HELOINDONESIA.COM -

Warga Kosambi dan Teluknaga, Kabupaten Tangerang dibuat resah oleh truk-truk tanah besar yang bertugas dari pagi hingga malam tak mengenal waktu.

Masyarakat geram dengan beberapa kecelakaan yang sudah cukup memakan korban, yang terbaru adalah seorang bocah berusia 9 tahun mengalami luka berat pada bagian kakinya karena terlindas truk tanah.

Peristiwa ini lah yang membuat warga geram.

Baca juga: Pelatih Lion City Akui Remehkan Persib, Peluang Lolos Maung Bandung Kembali Terbuka Lebar !

Warga kemudian memblokir Jalan Salembaran Jaya dan merusak belasan truk yang melintas.

"Aksi ini kami lakukan atas keresahan masyarakat terhadap aktivitas kendaraan tambang yang sudah banyak menimbulkan korban jiwa," kata Maman (45), warga Tangerang, Kamis, dikutip dari Antara.

Terlihat juga ada beberapa video yang beredar di media sosial memperlihatkan para warga yang menyerang langsung ke tempat proyek tanah.

Dalam video yang diunggah oleh akun X Disturbing itu memperlihatkan warga sedang menyerah ke mobil yang diduga merupakan salah satu petinggi di proyek tersebut.

Baca juga: Hasil Drawing M6 World Championship: RRQ Hoshi Hadapi Tim China, TLID vs FNATIC ONIC PH !

Warga juga mengatakan kalau truk yang melintas tak hanya memakan korban, tetapi membuat jalanan rusak dan membuat debu yang banyak mengganggu aktivitas warga.

Maman mengatakan, kendaraan tambang yang melintas melanggar aturan jam operasional yang telah diatur dalam peraturan daerah.

"Selain itu dalam seminggu menimbulkan tiga kali peristiwa kecelakaan dengan korban dari masyarakat," ucap dia. Aparat keamanan dari Polres Metro Kota Tangerang sempat dikerahkan untuk melakukan pengamanan.

Namun, langkah pengamanan yang dilakukan oleh petugas itu mendapat penolakan dan penghadangan hingga mengakibatkan bentrok dengan anggota kepolisian.

Baca juga: Semfinal Piala AFF Futsal 2024: Indonesia Hadapi Thailand, Berikut Jadwalnya !

Atas kejadian itu, beberapa personel dari kepolisian mengalami luka ringan, bahkan kendaraan operasional petugas tak luput dari tindakan anarkistis tersebut.

Dan situasi baru bisa kondusif setelah kamis malam.