Helo Indonesia

Dipengaruhi 3 T, Dalam Setiap Tahun 1,8 Miliar Orang Melakukan Perjalanan Wisata di Seluruh Dunia

M. Haikal - Ekonomi
Kamis, 11 September 2025 19:25
    Bagikan  
Healing Journey
Foto: pexels

Healing Journey - Healing journey bisa juga menjadi salah satu wellness tourism yang menjadi peluang bagi pengusaha travel dan pariwisata ke depannya.

HELOINDONESIA.COM - Tercatat, saat ini ada kurang lebih 1,8 miliar orang melakukan perjalanan setiap tahunnya di seluruh dunia.

Sejak pandemi Covid-19, perjalanan orang di seluruh dunia mengalami penurunan. Tapi sekarang naik lagi hingga 62% sudah pulih.

"Ini menjadi satu hal yang sangat menggairahkan untuk kita bisa berkecimpung di dalam bidang pariwisata. Bagaimana dengan perkembangan wellness tourism?" buka Kepala Bidang inbound dan domestic tour di DPP Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO), Heben Ezer di acara webinar bertema 'Mengemas Wellness Program Sebagai Daya Tarik Turis' yang digelar Indonesia Wellness Tourism International Festival (IWTIF) pada Kamis (10/9/2025).

Dengan berkembangnya desa-desa wisata, lanjut Heben, ini juga merupakan satu peluang besar dalam memberdayakan masyarakat setempat dan keterlibatan dari warga lokal untuk mengembangkan wellness tourism.

Baca juga: Rugikan Lampung, Mirza Minta Menhub Stop Ekspor Batu Bara via Pelabuhan Panjang

"Boleh juga mungkin kita syukuri karena gara-gara Covid-19 beberapa tahun lalu, kita sekarang lebih memperhatikan wellness dan tentang kesehatan kebugaran dan sebagainya.
Dan ternyata ini juga menjadi hal-hal yang sangat diminati juga dalam kegiatan bidang pariwisata. Jadi kegiatan ini sangat berkembang sekali di berbagai tempat," papar Heben.

Diungkapkan Heben bahwa tren wellness tourism itu terus naik di beberapa daerah.

Bahkan setiap tahun itu naik dari 16 sampai 20% kenaikannya. Sebetulnya ditangkap juga oleh kementerian Pariwisata Indonesia jadi ada tiga flagship yang tahun ini ditetapkan.

"Insya Allah ini sampai ke tahun 2026.
Menurut Kementerian ada tiga, pertama wellness, gastronomi dan ada marine atau kelautan. Antara wellness dengan gastronomi ini terkait banget Dua-duanya jadi ini sangat saling bisa support.

Baca juga: Prihatin dengan Warga Terdampak Banjir, Parosil Tinjau Lokasi Banjir Sembari Salurkan Bantuan

Namun demikian, di marine juga atau di kelautan bisa diterapkan juga tentang wellness ini di kegiatan kemaritiman..

Jadi, menurutnya, pemerintah saat ini ingin membuat pariwisata itu naik kelas.

"Ini salah satu yang kita perlu syukuri bahwa sekarang kita mulai membuat pariwisata lebih tinggi secara kualitas pelayanannya," kata Heben

Namun demikian, sambung Heben, untuk memulai kegiatan wellness Tourism ini, pertama kita perlu yakin dulu, apa benar pariwisata ini akan terus berkembang? Apakah benar orang akan terus melakukan perjalanan dan sebagainya.

Sektor pariwisata ini diyakini Heben akan terus berkembang karena ada 3 T. Pertama Teknologi, Kedua Transportasi dan Tourism.

Baca juga: Pemkot Siapkan Rp 700 Juta Anggaran Bedah Rumah

"3 T itu tidak akan berubah di dunia ini. Pertama adalah teknologi. Alhamdulillah saya dari kecil lihat TV berwarna segede lemari, sampai sekarang tv-nya tipis banget. Dulu telepon diengkol kita puter-puter sampai sekarang telepon di genggaman gitu," papar Heben menganalogikan kemajuan teknologi.

Menurutnya, perkembangan teknologi tak bisa dibendung. Dengan teknologi membuat orang jadi lebih banyak mendapatkan informasi.

Dengan banyaknya informasi sehingga pengetahuan mereka atau keingintahuan mereka juga akan meningkat.

T kedua transportasi juga tidak akan terhentikan pengembangannya. Dari kendaraan yang hanya buat 2 sampai 4 orang 10 orang dan sebagainya.

Baca juga: Demi Jadi PPPK, Ribuan Honorer Serbu RSUD Tjokrodipo untuk Tes Kesehatan

"Tapi sekarang untuk penerbangan profesional ada penerbangan pesawat yang berbadan lebar itu sudah bisa membuat kurang lebih 480-500 orang. Jadi semakin lama semakin besar nih kesempatan ini," ujarnya .

Karena kedua faktor ini berkembang, orang jadi mudah untuk melakukan perjalanan. Adanya informasi yang masuk membuat orang pengin tahu dan pengin mengalami hal-hal yang mereka ketahui melalui berkembangnya teknologi.

"Jadi sejak itu pariwisata mulai mulai masuk tuh sehingga kita akan selalu melihat bahwa 3 T ini itu akan terus berkembang," tandasnya.