Helo Indonesia

Prabowo: Koperasi Merah Putih Jadi Penguat Rantai Pasok dan Ekonomi Desa

Prty - Ekonomi
1 jam 11 menit lalu
    Bagikan  
Prabowo: Koperasi Merah Putih Jadi Penguat Rantai Pasok dan Ekonomi Desa

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung,

LAMPUNG,HELOINDONESIA.COM----
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung, mengikuti peluncuran nasional 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/2026).

Di Kabupaten Tubaba, kegiatan dipusatkan di KDKMP Tiyuh Marga Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), melalui Zoom Meeting yang terhubung langsung dengan pusat kegiatan nasional di Provinsi Jawa Timur.

Program KDKMP menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa melalui pengembangan koperasi modern berbasis masyarakat, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pemerintah daerah, TNI-Polri, kementerian, serta masyarakat sekitar. Hadir di antaranya Dandim 0412/Lampung Utara Letkol Inf. Roni Faturohman, Wakil Bupati Tubaba Nadirsyah, Ketua DPRD Tubaba Busroni, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Dalam sambutannya secara nasional, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa peresmian 1.061 titik KDKMP bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan instrumen pemerataan dan keadilan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah terus memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia menyebut stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini telah mencapai 5,3 juta ton dengan tingkat inflasi yang masih terkendali.

“Pemerintah menargetkan 30 ribu KDKMP dapat beroperasi pada 16 Agustus 2026 mendatang,” ujar Zulkifli Hasan.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan TNI, khususnya Babinsa, yang turut mengawal pembangunan KDKMP sejak tahap awal hingga selesai.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan operasionalisasi 1.061 KDKMP menjadi tonggak penting dalam penguatan ekonomi nasional berbasis desa.

Menurut Presiden, koperasi yang diresmikan bukan hanya berupa bangunan fisik, tetapi telah dilengkapi fasilitas pendukung, gudang, serta sistem manajemen yang siap beroperasi.
“Ini bukan sekadar koperasi biasa. Ini bagian dari upaya memperkuat rantai pasok dan ekonomi masyarakat desa,” kata Prabowo.

Presiden juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini sebanyak 9.294 gerai KDKMP telah selesai dibangun dalam kurun sekitar tujuh bulan.

Dalam pidatonya, Prabowo turut mengajak masyarakat menggunakan produk dalam negeri serta memperkuat kemandirian bangsa, khususnya di sektor pangan. Ia optimistis Indonesia mampu mencapai swasembada pangan dan menjadi negara pengekspor pangan di masa mendatang.

Selain itu, Presiden menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga 15 Mei 2026 telah mencapai 8,3 miliar porsi dan dinilai memberikan dampak signifikan terhadap pembukaan lapangan kerja serta perputaran ekonomi masyarakat.

Untuk wilayah Lampung, Dandim 0412/Lampung Utara Letkol Inf. Roni Faturohman mengungkapkan peluncuran KDKMP dilakukan di sekitar 43 titik. Khusus di Kabupaten Tubaba terdapat dua titik, yakni di Pulung Kencana dan Marga Kencana.

“Kodim 0412/Lampung Utara mendapatkan tiga titik peresmian operasional KDKMP, dua di Tubaba dan satu di Lampung Utara,” ujar Roni usai kegiatan launching di KDKMP Marga Kencana.

Ia menjelaskan, setelah peluncuran resmi dilakukan, program KDKMP pada dasarnya sudah dapat mulai dioperasikan dan pengelolaannya diserahkan kepada masing-masing desa.

Namun demikian, kata dia, masih terdapat kendala terkait kesiapan manajer KDKMP yang saat ini masih dalam proses seleksi sebagai Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Nantinya peserta yang telah dinyatakan lulus akan ditempatkan di masing-masing KDKMP.

“Kepala koperasi bersama kepala desa sebenarnya sudah bisa memulai operasional awal,” tuturnya.

Terkait anggaran, Roni menyebut besaran dana pembangunan KDKMP berbeda di setiap daerah menyesuaikan kondisi wilayah masing-masing.

“Kalau total keseluruhan termasuk operasional sekitar Rp3 miliar. Kita berharap seluruh KDKMP segera selesai dan beroperasi, termasuk di wilayah Tubaba, sehingga mampu mengangkat ekonomi desa,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, peluncuran nasional KDKMP di Kabupaten Tubaba berlangsung aman, tertib, dan lancar. Pemerintah berharap keberadaan koperasi tersebut mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Rohman)