Helo Indonesia

Bos Depot Isi Ulang Air Minum di Semarang Tewas Dimutilasi, Pelaku Diduga Orang Ini

Selasa, 9 Mei 2023 15:34
    Bagikan  
Bos Depot Isi Ulang Air Minum di Semarang Tewas Dimutilasi, Pelaku Diduga Orang Ini

Salah satu bagian kaki korban mutilasi yang diketahui pemiliki depot isi ulang air minum

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Kepolisian terus menyelidiki kasus pembunuhan disertai mutilasi di sebuah ruko di Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah. Mayat korban bernama Irwan Hutagalung yang merupakan bos depot isi ulang air minum.  Mayatnya ditemukan dicor di dalam ruko pada Senin (8/5/2023) lalu sekitar pukul 10.00 WIB.


Irwan merupakan pemilik usaha isi ulang galon dan baru enam bulan menyewa ruko tersebut untuk menjalankan bisnisnya.

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar menjelaskan, pihaknya masih mengaitkan antara keterangan para saksi, hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan dokter forensik supaya menguak tabir yang mengarah ke pelaku dari peristiwa ini.

"Ada kemungkinan (mengarah ke orang terdekat)," katanya, Selasa 9 Mei 2023.

Terkait dugaan motif pembunuhan, Kapolrestabes menandaskan, pihaknya masih akan mengembangkan.
"Motifnya apa nanti menyusul saat tersangka ditangkap," bebernya.


Walaupun polisi belum mengungkap pelaku kasus ini, tapi pemilik ruko menduga korban dibunuh oleh karyawannya.
Pemilik ruko, Ismiati menjelaskan korban memiliki seorang karyawan yaitu H. Kecurigaan itu muncul yang bersangkutan pamit pulang dan menyerahkan kunci ruko ke karyawan korban yang lain bernama Yuli.


Dia tidak mengetahui alasan H pulang ke Banjarnegara, namun kuat dugaan ada hubungannya dengan kasus pembunuhan.
Seperti diketahui, seorang mayat laki-laki ditemukan dalam keadaan dicor seluruh badan kecuali bagian kaki di Jalan Mulawarman Raya, Kecamatan Tembalang Semarang, Senin (8/5). Polisi menduga korban merupakan pemilik tempat air minum itu masih dalam identifikasi dan penyelidikan.


"Kepala dan bagian tubuh kependam, hanya kaki yang ketinggalan tidak kependam. Nama korban masih proses autopsi, tapi dugaan adalah pemilik pengusaha korban pembunuhan," kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lumbantoruan, Senin (8/5).


Dia menyebut mayat dalam keadaan dicor terungkap ketika seorang warga menghembus bau busuk menyengat dari tempat usaha yang lokasinya berada di tempat air isi ulang Arga Tirta, Jalan Mulawarman Raya, Kelurahan Kramas, Tembalang, Semarang. (Aji)