Helo Indonesia

Bandar Koko Erwin Gunakan Rekening 2 Perempuan, dalam Transaksi Narkoba

Aris Mohpian Pumuka - Nasional -> Hukum & Kriminal
21 jam 47 menit lalu
    Bagikan  
Rekening Penampungan
heloindonesia

Rekening Penampungan - Koko Erwin menggunakan 2 rekening perempuan lain, untuk menampung transaksi Narkoba.

JAKARTA,HELOINDONESIA.COM - Perkara Narkoba yang menjerat Erwin Iskandar alias Koko Erwin terus berkembang. Kali ini Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap dua wanita berinisial DEH dan L.

"Penangkapan DEH dan L, terkait kepemilikan rekening yang menampung transaksi jaringan sindikat bandar narkoba Koko Erwin dan Andre Fernando alias The Doctor," kata Dittipidnarkoba Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangannnya, pada Sabtu (18/4/2026) di Jakarta.

Dia katakan, dua pemilik rekening tersebut ditangkap pada 14 dan 16 April 2026. Semula polisi menangkap DEH di Desa Ciampanan, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Rekening atas nama DEH diketahui dikuasai oleh Charles Bernado," ujarnya. Berdasarkan interogasi, DEH pada sekitar Agustus 2025 bertemu dengan seseorang bernama Tisna.

"Tisna menawarkan untuk membuat rekening yang selanjutnya dijanjikan sejumlah uang sebesar Rp2 juta," ucapnya. DEH mengakui karena terdesak kebutuhan ekonomi, maka setuju dibuatkan rekening atas nama dirinya.

Baca juga: Haji 2024 Banjir Pujian, Inovasi Skema Murur Jadi Kunci Keselamatan Jemaah Lansia

Dua hari kemudian, katanya, tepatnya pada 16 April 2026 polisi menangkap kembali menangkap L di kawasan Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Menurut dia, mulanya L ditawarkan oleh anaknya untuk membuka rekening dan dijanjikan uang sebesar Rp1 juta, pada sekitar Agustus 2024.

Anaknya L semula dimintai tolong oleh tetangganya, yang bernama Inayah, untuk membuka rekening dengan alasan akan dipakai untuk usaha jual baju secara daring. Anak L kenal dengan Inayah sejak Mei 2024.

Inayah bersama suaminya yang bernama Ivan Suryadinata kemudian menjemput L dan anaknya untuk membuka dua rekening di bank swasta.

Dikarenakan L sempat memiliki rekening namun sudah tidak aktif, maka yang bersangkutan hanya mengaktifkan kembali. Rekening L kemudian dikendalikan oleh sindikat The Doctor.