PURBALINGGA, HELOINDONESIA.COM - Dua pria asal Kabupaten Tegal, NS (27) dan FA (22) harus membayar mahal akibat aksi mencuri sepeda motor Kawasaki Ninja di wilayah hukum Polres Purbalingga. Keduanya diringkus polisi setelah membawa kabur motor ninja pada Minggu, 18 Juni 2023 lalu.
Kejadian berawal saat kedua pelaku bertamasya ke Owabong, namun malah berhenti di Desa Karangnangka, Kecamatan Mrebet, Purbalingga untuk mengambil motor yang diparkir di depan rumah dalam kondisi kunci kontak menggantung.
Polres Purbalingga berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Mrebet. Dua pelaku berhasil diamankan berikut barang buktinya.
Wakapolres Purbalingga Kompol Donni Krestanto dalam keterangannya, Jumat (14/7/2023) menyampaikan, Satreskrim Polres Purbalingga berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Desa Karangnangka, Kecamatan Mrebet.
Dua pelaku yang diamankan yaitu NS (27) warga Desa Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal dan FA (22) warga Desa Suniarsih, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal.
"Modus yang dilakukan yaitu tersangka mengambil sepeda motor yang kuncinya masih menggantung kemudian membawanya kabur," jelas Wakapolres didampingi Plt Kasihumas Iptu Imam Saefudin dan Kanit 3 Satreskrim Iptu Arisno.
Korban bernama Junianto (37) warga Desa Karangnangka mengetahui sepeda motornya hilang dari istrinya. Pada hari Minggu (18/6/2023) sekitar pukul 11.45 WIB, istrinya tidak mendapati sepeda motor yang diparkir di halaman depan rumah sudah tidak ada.
"Korban sempat melakukan pencarian di jalan sekitar rumah namun tidak ditemukan. Sehingga kemudian melaporkan kejadian ke polisi," jelasnya.
Disimpan Pelaku
Berdasarkan laporan korban, kemudian Satreskrim Polres Purbalingga melakukan penyelidikan. Hasilnya dalam waktu 2 x 24 jam pelaku berhasil diamankan berikut barang buktinya. Sepeda motor hasil curian masih disimpan di salah satu rumah pelaku.
Barang bukti yang diamankan yaitu satu sepeda motor hasil curian jenis Kawasaki Ninja warna hijau tanpa plat nomor, satu sepeda motor Honda Beat warna merah yang digunakan pelaku untuk mencari sasaran, kunci sepeda motor dan surat kendaraan.
"Dari dua tersangka yang diamankan salah satunya merupakan residivis kasus curanmor. Ia pernah dihukum karena melakukan pencurian sepeda motor di Kabupaten Tegal," ungkapnya.
Wakapolres menambahkan kepada tersangka dikenakan Pasal 363 Ayat (1) Ke-4 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukuman berupa pidana penjara selama-lamanya tujuh tahun.
Pengakuan NS, semula tidak ada niat untuk melakukan pencurian. Namun pikiran gelapnya muncul setelah melihat ada motor terparkir dan kuncinya menggantung. NS tidak berencana menjual Kawasaki Ninja warna hijau yang dia curi. Sepeda motor itu bakal digunakan sendiri. (Aji)
